Gambar hanya digunakan sebagai referensi. | Kredit Foto: Getty Images/iStockphoto

Kementerian Keuangan telah memberitahukan formulir GSTR-1A yang akan memberikan pilihan kepada wajib pajak untuk mengubah formulir pengembalian pasokan keluar atau penjualan.

Bulan lalu, Dewan GST telah merekomendasikan penyediaan fasilitas opsional baru melalui formulir GSTR-1A untuk memudahkan pembayar pajak mengubah rincian dalam formulir GSTR-1 untuk suatu periode pajak dan/atau untuk menyatakan rincian tambahan.

Namun, GSTR-1A harus diajukan sebelum pengajuan pengembalian GSTR-3B untuk periode pajak tersebut.

Kementerian Keuangan pada tanggal 10 Juli memberitahukan formulir GSTR-1A.

Direktur Eksekutif Moore Singhi Rajat Mohan mengatakan Badan Pusat Pajak Tidak Langsung dan Bea Cukai (CBIC) telah memperkenalkan peningkatan signifikan pada kerangka kepatuhan GST dengan fasilitas opsional formulir GSTR-1A.

“Dengan memfasilitasi koreksi tepat waktu, formulir GSTR-1A memastikan kewajiban pajak yang benar terisi otomatis dalam formulir GSTR-3B, mengurangi kesalahan manual dan mendorong proses kepatuhan yang efisien,” katanya.

Amandemen ini tidak hanya meminimalkan risiko denda dan bunga karena pelaporan yang salah tetapi juga secara signifikan mengurangi beban kepatuhan, yang menggarisbawahi komitmen CBIC terhadap rezim GST yang lebih responsif dan ramah pembayar pajak, tambah Tn. Mohan.

Kepala dan Mitra Pajak Tidak Langsung KPMG, Abhishek Jain, mengatakan ketentuan yang memungkinkan perbaikan GSTR-1 merupakan langkah yang baik dan akan membantu mengatasi perselisihan yang tidak diinginkan terkait rekonsiliasi rutin antara GSTR-1 dan GSTR-3B (khususnya kesalahan yang tidak disengaja) bagi bisnis.

“Juga, modus yang ditentukan seharusnya tidak berdampak signifikan terhadap proses rekonsiliasi kredit pajak masukan bagi para pelaku usaha,” kata Jain.

Hal ini memudahkan wajib pajak untuk menambahkan rincian apapun tentang pasokan masa pajak berjalan yang terlewat dalam pelaporan dalam formulir GSTR-1 masa pajak tersebut atau untuk mengubah rincian apapun yang sudah dicantumkan dalam GSTR-1 masa pajak berjalan (termasuk yang dicantumkan dalam Fasilitas Penyediaan Faktur (IFF), untuk bulan pertama dan kedua dari suatu triwulan, jika ada, untuk wajib pajak triwulanan), untuk memastikan bahwa kewajiban yang benar terisi secara otomatis dalam GSTR-3B.

Saat ini, wajib pajak GST menyampaikan SPT atas penyerahan luar GSTR-1 paling lambat tanggal 11 bulan berikutnya, sedangkan GSTR-3B disampaikan secara bertahap antara tanggal 20 hingga 24 bulan berikutnya.

Wajib pajak dengan omzet tahunan sampai dengan Rs 5 crore dapat mengajukan GSTR-1 tiap triwulan dalam tanggal ke-13 setelah akhir triwulan, sedangkan GSTR-3B diajukan antara tanggal ke-22 sampai dengan tanggal ke-24 bulan berikutnya.

Sumber