Para pemilih di bilik suara di Vikravandi pada hari Rabu. | Kredit Foto: KUMAR SS

Pemilu sela untuk daerah pemilihan Majelis Vikravandi di distrik Villupuram mencatat perolehan suara sebesar 82,48% pada hari Rabu. Pemungutan suara berlangsung damai, kecuali pertengkaran antara pekerja PMK dan personel keamanan serta serangan pisau terhadap seorang pemilih perempuan.

Meninggalnya MLA DMK N. Pugazhenthi pada tanggal 6 April menyebabkan pemilihan sela. Pemungutan suara diadakan di 276 bilik suara, termasuk 44 bilik suara yang rentan dan kritis, yang dijaga oleh 1.355 petugas pemilu. Sebanyak 53 pengamat mikro dan lebih dari 2.700 personel polisi dan paramiliter bertugas. Di bilik suara yang rentan, lebih banyak personel ditempatkan. Kamera pengawas juga dipasang untuk memantau proses tersebut.

Para pemilih menerjang panas dan mulai berdatangan ke bilik suara sejak pukul 7 pagi. Antrean panjang terlihat di sebagian besar bilik suara. Mesin pemungutan suara elektronik tidak berfungsi di Mambalapattu, Ottan Kaaduvetti, dan Karungalipattu, sehingga pemungutan suara tertunda sekitar 30 menit. Menurut perkiraan resmi, 30.667 orang, atau 12,94% dari pemilih, telah memberikan suara mereka hingga pukul 9 pagi. Angka tersebut naik menjadi 29,97% pada pukul 11 ​​pagi dan 50,95% pada pukul 1 siang. Angka tersebut mencapai 64,44% pada pukul 3 sore.

Pemungutan suara ditunda selama 30 menit di bilik suara di Kappiyampuliyur setelah PMK menuduh bahwa seorang pemilih berusia 77 tahun dipalsukan identitasnya. Namun, petugas yang memimpin pemungutan suara membantah tuduhan tersebut setelah memeriksa daftar pemilih yang ditandai dan daftar hadir. Para pemilih yang menunggu dalam antrean pada waktu tutup pukul 6 sore diberi token agar mereka dapat memberikan suara.

Di sebuah bilik di T. Kosapalayam, seorang wanita terluka di bagian leher setelah diserang dengan pisau, diduga oleh mantan suaminya. Dia dilarikan ke Rumah Sakit dan Sekolah Kedokteran Pemerintah Villupuram.

Personel paramiliter keberatan dengan juru bicara PMK K. Balu yang memarkir kendaraannya di depan sebuah bilik di Sathanur. Polisi menenangkan para pekerja PMK yang bertengkar dengan personel paramiliter.

Pihak berwenang menyiarkan pemungutan suara dari seluruh 276 bilik suara ke ruang kontrol.

29 dalam keributan

Sementara DMK yang berkuasa mencalonkan Anniyur Siva, PMK mencalonkan C. Anbumani, yang gagal bertarung di daerah pemilihan tersebut pada tahun 2016. Naam Tamilar Katchi mencalonkan Abinaya.

Di antara para kandidat, Tn. Siva adalah orang pertama yang memberikan suaranya di sebuah bilik suara di Anniyur pada pukul 7.10 pagi. Tn. Anbumani memberikan suaranya di sebuah bilik suara di Panayapuram.

Keamanan diperketat di posko-posko yang rentan dan kritis, dengan pengerahan personel dari Pasukan Polisi Bersenjata Pusat, di samping personel dari Kepolisian Khusus Tamil Nadu.

EVM disegel pada akhir pemungutan suara dan dibawa ke pusat penghitungan suara di Panayapuram, di mana suara akan dihitung pada tanggal 13 Juli.

Rata-rata perolehan suara di Vikravandi adalah sekitar 81% dalam tiga pemilihan yang diadakan sejak 2011, saat daerah pemilihan tersebut dibentuk. Angka tertinggi sebesar 82,04% tercatat pada tahun 2021. Pada pemilihan tahun 2016, jumlah pemilih adalah 81,24%.

Sumber