Mihir Shah (24), yang dituduh dalam Kasus Tabrak Lari Mumbai, ditangkap pada hari Selasa. Bersamaan dengan ini, ayahnya Rajesh telah dicopot dari jabatan wakil pemimpin oleh Shiv Sena (Shinde). Kaveri Nakhwa, 45 tahun, kehilangan nyawanya dalam kecelakaan ini. Polisi mengatakan dalam permohonan penahanannya di pengadilan bahwa jenazah perempuan tersebut diseret agak jauh dan setelah dikeluarkan dari mobil, dimasukkan kembali ke dalam mobil.

Dalam petisi meminta hak asuh Mihir Shah, polisi mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 05.25 pada Minggu pagi. Berdasarkan catatan penahanan polisi, Mihir Shah sedang mengendarai BMW saat bertabrakan dengan skuter korban. Mobil tersebut menyeret Kaveri Nakhwa yang mengendarai skuter tersebut sekitar 1,5 kilometer dan kemudian berhenti di dekat Bandra Worli Sea Link (BWSL).

Polisi mengatakan bahwa Mihir Shah dan sopirnya Rajarshi Bidawat memeriksa mobil tersebut dan kemudian Mihir menelepon ke rumah. Setelah itu kursinya diubah. Petisi penahanan menyatakan bahwa Bidawat mengambil kendali mobil dan sambil membalikkan mobil, dia menabrak Kaveri, yang terjatuh dari mobil di jalan.

Baca juga: Aksi Shiv Sena Terhadap Ayah Mihir Tertuduh Kasus Tabrak Lari Mumbai, Pos Dirampas

Menurut polisi, seluruh kejadian terekam CCTV. Mihir ditangkap dari Virar dekat Mumbai. Polisi Mumbai membentuk 11 tim dan mengeluarkan Look Out Circular (LOC) untuk penangkapannya.

Rajarshi Bidawat, yang bersama Mihir saat kecelakaan terjadi, masih ditahan polisi. Sementara itu, ayah Mihir, Rajesh Shah, diberhentikan dari jabatan wakil pemimpin oleh Ketua Menteri Maharashtra Eknath Shinde. Dia adalah pemimpin Shinde Sena dari distrik Palghar. Namun, Shah masih menjadi anggota Shiv Sena.

Pihak oposisi mengkritik pemerintah Maharashtra atas meningkatnya kecelakaan tabrak lari dan penundaan penangkapan Mihir.

Ketua Menteri Maharashtra dan Ketua Shiv Sena Eknath Shinde meyakinkan publik bahwa keadilan akan ditegakkan dalam kasus ini. “Selama saya menjabat sebagai ketua menteri, tidak seorang pun, baik kaya, berpengaruh, anak birokrat atau menteri, atau berafiliasi dengan partai mana pun, akan mendapat kelonggaran apa pun,” ujarnya.

'Akulah yang mengemudikan mobil itu…'

Terdakwa dalam kasus ini, Mihir Shah, telah mengatakan kepada polisi bahwa dia sedang mengemudikan mobil pada saat kecelakaan terjadi. Para pejabat memberikan informasi ini pada hari Rabu mengutip penyelidikan sejauh ini. Selain itu, ia mengaku memiliki SIM, namun polisi belum menemukan dokumen tersebut.

Petugas mengatakan, sejauh ini polisi telah mencatat pernyataan 14 orang termasuk ibu, saudara perempuan, dan teman Mihir Shah. Dia mengatakan bahwa polisi dapat mengunjungi lokasi kecelakaan di Worli di selatan-tengah Mumbai dan membuat seluruh TKP sebagai bagian dari penyelidikan mereka.

Baca juga: Kasus Tabrak Lari Mumbai: Apa Kata Keluarga Kaveri tentang Terdakwa Mihir Shah? melihat

'Mihir tahu bahwa wanita itu…'

Petugas mengatakan, setelah menabrak skuter pasangan tersebut, Mihir Shah sadar betul bahwa wanita tersebut terjebak di salah satu ban mobil, namun tetap saja ia mengemudi sembarangan dan pengemudi yang lewat memintanya untuk berhenti Hentikan mobilnya. Menurut agensi tersebut, para pejabat mengetahui bahwa Mihir Shah tidak mau bekerja sama dalam penyelidikan.

'Mencukur, potong rambut…'

Pasca kecelakaan tersebut, tersangka utama, anggota keluarganya dan kakeknya meninggalkan rumah masing-masing dan tidak dapat dilacak. Petugas mengatakan bahwa untuk menyembunyikan identitasnya, Mihir Shah memotong janggutnya dan juga memotong rambutnya. Polisi menuduh Mihir melakukan pembunuhan dan tuduhan lainnya. Dia mengatakan bahwa mereka mencoba mencari tahu apakah seseorang telah membantunya mengubah penampilannya.

Ia menceritakan, dengan mempertemukan sopir keluarga Rajarshi Bidawat dan Mihir Shah, polisi akan mendapatkan lebih banyak informasi mengenai kecelakaan tersebut dan mengetahui rangkaian kejadian secara lengkap. Bidawat, yang bersama Mihir Shah pada saat kecelakaan terjadi, juga menjadi terdakwa dalam kasus ini.



Source link