Perdana Menteri Narendra Modi bertolak ke New Delhi setelah mengakhiri kunjungannya ke Rusia dan Austria, di Wina, Rabu, 10 Juli 2024. | Kredit Foto: PTI

Perdana Menteri Narendra Modi tiba di New Delhi pada Kamis pagi, 11 Juli setelah mengakhiri kunjungannya ke dua negara, Rusia dan Austria.

Sebelum ini, Mrf sedang melakukan kunjungan resmi dua hari ke Moskow, di mana ia bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Setelah mengakhiri kunjungannya, PM Modi membagikan postingan di X dan mengucapkan terima kasih kepada Kanselir, Pemerintah, dan rakyat Austria atas sambutan hangat dan keramahtamahannya.

Ia juga menyatakan kunjungan ini sangat produktif dan menggambarkannya sebagai 'bersejarah.'

“Kunjungan saya ke Austria sangat bersejarah dan sangat produktif. Semangat baru telah ditambahkan ke dalam persahabatan antara kedua negara kita. Saya senang telah menghadiri berbagai program selama di Wina. Terima kasih kepada Kanselir @karlnehammer, Pemerintah Austria dan masyarakat atas keramahtamahan dan kasih sayang mereka,” kata PM Modi pada X

Bapak Modi juga menghadiri acara komunitas di Wina pada hari Rabu dan menyatakan bahwa penantian ini telah berakhir pada kesempatan bersejarah yang menandai 75 tahun persahabatan mereka.

Teriakan “Modi Modi” sambut PM

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan kegembiraannya atas sambutan antusias yang diberikan, seraya mengakui bahwa ini merupakan momen bersejarah karena seorang Perdana Menteri India mengunjungi Austria setelah jeda selama 41 tahun.

Saat PM Modi tiba di panggung pada suatu acara komunitas, orang-orang menyambutnya dengan meneriakkan 'Modi, Modi'.

Masyarakat menyambut hangat PM Modi, dan acara tersebut menunjukkan hubungan kuat antara India dan diasporanya.

Setelah ini, Kanselir Austria Karl Nehammer menyampaikan apresiasinya kepada tim yang terlibat dalam menyelenggarakan kunjungan kenegaraan PM Modi yang sukses ke Austria.

Lebih lanjut dalam sebuah posting di X, Kanselir Nehammer mengakui dedikasi dan kerja keras banyak individu dan tim, termasuk Kementerian Luar Negeri, Angkatan Darat Federal, polisi, petugas protokol, dan banyak lainnya di balik layar. Ia berterima kasih kepada mereka atas perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan kunjungan yang profesional. “Agar kunjungan kenegaraan sebesar kunjungan @narendramodi ke Austria dapat berjalan lancar, puluhan karyawan sangat sibuk selama berminggu-minggu. Ratusan lainnya terlibat pada hari kunjungan,” kata Nehammer.

Terima kasih banyak kepada tim @MFA_Austria, @bkagvat serta Angkatan Darat Federal, polisi, protokol, dan banyak tangan yang membantu di balik layar untuk perencanaan profesional, pengorganisasian yang cermat, dan pelaksanaan yang sempurna. Terima kasih!” tambahnya.

Menghargai tradisi pertukaran budaya, Kanselir Austria Karl Nehammer dan PM Modi juga mencatat meningkatnya minat warga Austria terhadap yoga dan Ayurveda. Kedua pemimpin juga mengakui pentingnya pengembangan keterampilan beserta mobilitas personel terampil untuk mendukung perluasan keterlibatan di sektor teknologi tinggi.

Dalam hal ini, kedua pemimpin menyambut baik operasionalisasi Perjanjian Migrasi dan Mobilitas bilateral, yang menyediakan kerangka kelembagaan untuk memfasilitasi pertukaran tersebut, sementara pada saat yang sama memerangi migrasi tidak teratur, kata PMO.

Khususnya, PM Modi mengadakan pertemuan penting dengan para pemimpin Austria, termasuk Presiden Federal Alexander Van der Bellen dan Kanselir Nehammer, untuk meningkatkan kerja sama bilateral dan menjajaki jalan baru untuk kolaborasi antara India dan Austria.

Perdana Menteri Modi juga menyoroti interaksinya dengan para pemimpin bisnis dari kedua negara.

“Bertemu dengan para pemimpin bisnis dari India dan Austria. Negara kita yakin dapat memanfaatkan berbagai peluang yang ada untuk meningkatkan hubungan komersial dan perdagangan,” katanya, menggarisbawahi rasa saling percaya dalam meningkatkan hubungan ekonomi. PM Modi tiba di Wina pada malam hari tanggal 9 Juni untuk kunjungan kenegaraan selama sehari.

Sumber