Sumber Gambar : INDIA TV Retakan terlihat di Jalan Tol Samruddhi Mahamarg sepanjang 701 km di Maharashtra.

Negara Bagian Maharashtra: Retakan muncul di Samruddhi Expressway, yang dianggap sebagai proyek impian pemerintah Maharashtra yang dipimpin oleh Kepala Menteri Eknath Shinde. Menurut laporan, retakan sepanjang 50 kaki dengan ketebalan sekitar 3 cm terlihat di jalan tol tersebut. Pemerintah telah menghabiskan dana miliaran rupee untuk pembangunan Samruddhi Expressway sepanjang 701 km antara Mumbai dan Nagpur.

Masalah ini terungkap ketika sebuah kawah di ruas Jalan Tol Nagpur-Mumbai Samruddhi di Sahapur, distrik Thane, memengaruhi lalu lintas di daerah tersebut selama beberapa jam pada hari Kamis, kata seorang pejabat.

Kawah tersebut, yang videonya menjadi viral di media sosial, terlihat di ruas jalan antara desa Shere Bere dan Shendrun, kata pejabat tersebut.

Kebetulan, ruas jalan tersebut sama dengan ruas jalan di mana sebuah gantry crane ambruk pada bulan Agustus tahun lalu, menewaskan beberapa pekerja yang terlibat dalam pembangunan jalan tol tersebut.

Tahap ketiga jalan tol sepanjang 701 kilometer ini menghubungkan Nashik dengan Mumbai.

Pemerintah bertindak setelah jalan tol retak

Menteri PWD Maharashtra Dada Bhuse mengatakan retakan yang terjadi di Jalan Tol Nagpur-Mumbai Samruddhi dekat Chhatrapati Sambhajinagar telah diperbaiki.

Retakan sepanjang 40 hingga 50 meter itu terdeteksi di dekat desa Fatiyabad pada jalur rantai 443/650, menurut siaran pers dari Maharashtra State Road Development Corporation (MSRDC).

Retakan ini berada di ruas jalan tol yang dibuka untuk lalu lintas pada bulan Desember 2022, kata pejabat, seraya menambahkan bahwa retakan tersebut berada di bagian jalur lalu lintas yang dibangun pada ketinggian tiga meter.

Retakan, yang muncul saat dinding sisi jalan sedikit amblas, ditambal menggunakan bahan kimia bernama 'bahan epoksi shalfix SC 40' dan bentangan sepanjang 50 meter ini akan dipasang lagi melalui kontraktor, demikian rilis MSRDC.

Berbicara kepada wartawan, Bhuse mengatakan instruksi telah diberikan kepada pejabat untuk mencari tahu apakah ada lagi retakan di sepanjang rute jalan tol sepanjang 600 kilometer yang saat ini beroperasi.

Kebetulan, sebuah video menjadi viral pada siang hari tentang kawah di jalan tol di Sahapur di distrik Thane yang berdekatan. Lalu lintas di ruas antara desa Shere Bere dan Shendrun terdampak selama beberapa jam karena pembangunan ini.

Keretakan telah muncul dalam kurun waktu satu tahun di jalan tol, yang dibangun dengan biaya Rs 55.000 crore, karena korupsi, kata kepala Kongres Maharashtra Nana Patole kepada wartawan di lokasi Vidhan Bhavan.

Hanya penguasa yang diuntungkan dengan pembangunan jalan tol tersebut, yang dijuluki jalan raya kematian karena banyaknya kecelakaan yang terjadi di sana, klaim Patole.

“Seperti halnya Samruddhi Mahamarg, kami mengungkap keretakan di Atal Setu senilai Rs 18.000 crore yang menghubungkan Mumbai dan Navi Mumbai. Keretakan di Samruddhi dan Atal Setu merupakan tanda betapa tidak dapat diandalkannya jaminan Perdana Menteri Narendra Modi,” canda Patole.

Dengan masukan dari PTI

BACA JUGA | Jalan Raya Nasional Mumbai-Goa akan ditutup selama 3 hari mulai hari ini | Know Why



Sumber