Lebak, Progresnews.com -- Putra Presiden Indonesia ke-6, Edhie Baskoro Yudhoyono ikut memuji sosok Wahidin Halim yang dinilainya telah berpengalaman dan berhasil dalam membangun Kota Tangerang. Karenanya, sangat pantas jika paslon nomor satu menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022 .
Saat menyampaikan orasi politiknya pada Kampanye Akbar pasangan Wahidin Halim-Andika di Lapangan Mandala, Kabupaten Lebak, Minggu (5/2), Ibas mengatakan, Wahidin Halim merupakan tokoh yang kemampuannya tidak perlu diragukan.
Selain berpengalaman dalam birokarasi pemerintahan, Wahidin juga telah berhasil membangun Kota Tangerang menjadi lebih baik. Begitupun dengan Andika kata Ibas, merupakan tokoh muda yang dicintai rakyatnya.
Dengan kombinasi tersebut, sudah tidak ada alas an lagi bagi masyarakat Banten untuk tidak memilih pasangan nomor urut satu pada 15 Februari 2017.
“Paslon ini (WH-Andika) merupakan sosok yang tidak bisa diragukan lagi. Sosok yang saling melengkapi. Pak WH sudah teruji dan berpengalaman membangun daerah di Banten dan Pak Andika merupakan sosok yang dicintai masyarakatnya,” kata Edi mengawali orasi politiknya dihadapan ribuan pendukung.
Pada kesempatan tersebut, Ibas juga menyampaikan salam dari Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, sembari menyampaikan pesan agar masyarakat Banten khususnya para pendukung paslon nomor urut satu untuk tetap waspada terhadap adanya kecurangan.
“Oleh karena itu pada tanggal 15 Februari 2017 nanti, ayo datang ke TPS, jangan mau dicurangi. Datang ke TPS mencoblos nomor urut 1, WH-Andika,” ucap Ibas Yudhoyono.
Baca Juga : Tak Ingin Ada Komunis Di Banten, PKS Ajak Masyarakat Pilih Wahidin Halim-Andika
Sebelumnya, Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jajuli Jueni mengatakan, adapun alasan PKS mendukung pasangan Wahidin Halim-Andika karena tidak ingin adanya komunis di Banten.
"Kenapa PKS memilih WH-Andika karena tindak ingin di Banten ada komunis. Karena PKS tidak ingin di Banten ada komunis. Pilih nomor satu WH-Andika,”tegas Jajuli Jueni. (Red)

