Serang, Progresnews.com -- Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Banten Andi Fatmawati mengakui jika keberadaan foto Rano Karno tidak hanya berada di kantornya saja, melainkan di dinas yang lain juga .

Meski begitu, Fatmawati menyebut jika foto-foto Gubernur non aktif Rano Karno tersebut hanya sebagai arsip kedinasan, dan bukan disengaja untuk kampanye.

“Itu kan dia masih sebagai gubernur cuti. Di semua dinas juga ada kok. Jadi itu bukan bentuk promosi. Memang di kantor lain tidak, kan masih, di ruangan-ruangan rapat,” kata Andi Fatwawati seperti dikutip oleh Newsmedia, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Selasa, (6/11).

Baca Juga : Tim Advokasi Wahidin Halim-Andika Laporkan Salah Satu SKPD Ke Bawaslu

Fatmawati bersikukuh jika foto-foto Gubernur non aktif Rano Karno yang masih terpajang tidak ada kaitannya dengan kampanye Pemilihan Gubernur Banten 2017.

“Kalau foto kampanye, dan ajakan ya memang dilarang. Itu nggak boleh di luar. Ini kan di dalam. Kalau memang harus dilepas, ya saya lepas, tapi itu bukan kampanye. Itu sudah ada sebelum saya di sini. Masak arsip-arsip kita yang ada dengan gubernur cuti harus dilepas juga, enggak gitu juga kan,” tutur Fatmawati.

Sebelumnya, Tim Advokasi pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy melaporkan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Banten terkait keberadaan foto-foto Gubernur Banten non aktif Rano Karno di kantor BPAD Provinsi Banten .

“Dugaan pelanggarannya, masih ada foto dan standing banner dengan gambar Rano Karno sebagai Gubernur Banten di berbagai SKPD Provinsi Banten, salah satunya di kantor BPAD. Padahal Rano sudah dinyatakan cuti sejak ditetapkan sebagai calon gubernur,” kata Ferry di kantor Bawaslu Banten, Kamis (8/12). (Red)