Diduga Meninggal Saat MOS, Polisi Selidiki Kasus Evan Situmorang
17 hari ago Pendidikan Leave a comment 140 Views
Berita Terkait
Usai MOS, Siswa SMP Di Bekasi Meninggal Dunia
18 hari ago
Masa Orientasi, Siswa Dibuat Bingung Dengan Istilah Aneh
23 hari ago
Bekasi, Progresnews,com — Meninggalnya Evan Cristopher Situmorang, salah satu siswa SMP Flora Bekasi yang diduga setela mengikuti lari sepanjang 4 KM pada saat MOS akhirnya diselidiki oleh Polresta Bekasi.
“Sementara belum ada benang merah antara MOS dengan meninggalnya almarhum,” kata Kapolresta Bekasi, Kombes Daniel Bolly Tifaona, seperti dikutip detikcom, Minggu (2/8).
Hasil penyeidikan sementara, didapati bahwa MOS dilakukan selama tiga hari, yaitu sejak 7 hingga 9 Juli 2015. Setelah itu seluruh siswa libur dan baru mulai aktif belajar pada 27 Juli 2015. “Selesai MOS dan saat mulai belajar, almarhum sehat walafiat,” kata Daniel.
Pada tanggal 29 Juli 2015, Di tengah jam pelajaran Evan izin ke toilet karena sakit perut. Guru pelajaran curiga karena muridnya tidak kunjung kembali ke kelas dan mengikuti pelajaran.
“Guru akhirnya menyusul ke toilet dan menemukan almarhum menahan sakit di perut,” kata Daniel.
Evan mengeluh keram perut kepada gurunya. Kemudian pihak sekolah memberikan balsem di perut Evan sambil memanggil orangtuanya. Sesampainya di sekolah, orangtua Evan dan pihak sekolah membawa Evan ke Puskesmas terdekat untuk mendapati pertolongan.
“Hasil pengecekan Puskesmas almarhum mengalami asam urat dengan kandungan 6,7. Untuk anak berusia 13 tahun ini tinggi sekali,” ujarnya. (Baca Juga : Usai MOS, Siswa SMP Di Bekasi Meninggal Dunia )
Setelah mendapatkan pertolonga di Puskesmas, Evan akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Sayang Bunda. Namun dikarenakan fasilitas yang tidak memadai, akhirnya almarhum dirujuk ke Rumah Sakit Citra Harapan.
“Setibanya di rumah sakit dan mendapat penanganan, dokter menyatakan Evan sudah meninggal dunia sekitar 30 menit. Bila dihitung mundur artinya Evan meninggal di perjalanan,” beber Daniel.
Untuk itu, memperoleh kesimpulan sementara atas meninggalnya Siswa SMP Swasta ini, “Jadi, analisa sementara, ingat ini hasil sementara, yang bersangkutan punya penyakit,” kata Daniel.
Sementara itu, pihak sekolahpun telah menegaskan bahwa kematian evan tak ada hubungannya dengan kegiatan masa orientasi, “MOS di sekolah panitianya siswa senior. Pelaksanaan 3 hari, kegiatannnya seperti kuis, lomba nyanyi, enggak ada yang di luar kemampuan siswa,” ujar Kepaa Sekolah Flora, Maria Dagomez di Bekasi, Sabtu (1/8).
Pihak sekolah berharap bahwa pemberitaan tentang kematian EVan, baik itu di media massa maupun media sosial untuk segera diralat. “Pihak sekolah berharap agar pemberitaan di Media Sosial Facebook dihapus. Apabila tak dihapus pihak sekolah akan melakukan somasi ke pihak yang menulis di Facebook itu,” Tegas Maria (PN06)
Google +