Tangerang, Progresnews.com -- Kota Tangerang menjadi salah satu wilayah yang memiliki kualitas infrastruktur pendidikan yang lebih memadai ketimbang kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Banten. Meski begitu, separuh jumlah SMP/MTs di Kota Tangerang justru masih banyak yang belum melaksanakan ujian nasional (UN) menggunakan komputer .

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tengah digelar secara serentak mulai hari ini, Selasa (2/5), hingga Kamis 4 Mei 2017, tak dirasakan oleh para siswa di 97 SMP yang tersebar di Kota Tangerang.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaludin, mengatakan bahwa dari 184 SMP/MTs. Hanya 87 sekolah yang melaksanakan UNBK, sisanya sebanyak 97 sekolah masih melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP)

"Jika dirinci dari 187 SMP/Mts dengan total siswa sebanyak 26.331 orang, baru 87 sekolah yang melaksanakan UNBK dengan total siswa sebanyak 11.605 orang. Sisanya sebanyak 97 sekolah dengan total siswa mencapai 14.726 orang masih melaksanakan UNKP," katanya seperti dilansir Okezone, Selasa (2/4).

Jamaludin membenarkan jika masih banyaknya SMP/MTs di Kota Tangerang yang belum bisa melaksanakan UNBK ini lantaran terkendala dari sarana dan prasarana yang belum memadai karena terbatasnya anggaran.

"UNBK memang belum menyeluruh. Bahkan yang melaksanakan UNBK di sekolah negeri yang mandiri itu baru SMP 1, SMP 3, dan SMP 24, yang lainnya masih gabung ke sekolah lain" katanya

Jamaludin mengaku telah berkoordinasi dengan walikota Arif Wimansyah agar kebutuhan UNBK untuk tahun depan bisa dianggarkan, "Tapi kita sudah koordinasi dengan wali kota tahun depan harus sudah dianggarkan," ucapnya.

Sementara itu, pelaksanaan UNBK di 87 SMP di hari pertama ini semuanya masih berjalan lancar dan belum ada laporan terkait kendala teknis, baik soal listrik maupun gangguan server.

"Alhamdulillah kemarin kita cek dari 87 sekolah yang mengikuti UNBK enggak ada masalah artinya lancar. Pihak PLN juga sudah menjamin tidak akan ada gangguan listrik dalam empat hari ke depan," pungkasnya.