Lebak, Progresnews.com – Gagasan Peraturan Daerah (Perda) Pondok Pesantren dan Majelis Taklim yang di inisiasi pasangan nomor urut 1, Wahidin Halim-Andika Hazrumy, mendapat respon positif dari kalangan tokoh agama. Mereka mendukung penuh atas gagasan tersebut.

“Perda Pondok Pesantren dan Majelis Taklim harus ada di Provinsi Banten. Karena kultur Banten ya memang dari pesantren. Daerah kyai dan santri. Kami akan dukung penuh gagasan ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat Malimping, Lebak, KH Baedin, Rabu 9 November 2016.

Baedin juga mengatakan, adanya Perda Pesantren dan Majelis Taklim merupakan salah sayu bentuk perhatian yang dibutuhkan oleh kalangan ulama dan santri bahkan sebagian besar masyarakat Banten. Selain mengatur bantuan sarana juga prasarana.

“Perda ini menurut saya bisa meningkatkan peran Pondok Pesantren. Baik peningkatan SDM, juga sarana dan prasarana peaantren,” tuturnya.

Ketua Majelis Taklim Al-Chosiyah di Malimping, Lebak, Baihananiyah mengatakan, cara Andika Hazrumy memberikan perhatian kepada masyarakat, mirip sekali dengan ibundanya, Ratu Atut Chosiyah. Selama 10 tahun memimpin Banten, Atut Chosiyah juga memperhatikan dan memfasilitasi kegiatan keagamaan atau majelis taklim.

“Nih saya muridnya ibu Ratu Atut Chosiyah. Beliau sangat perhatian pada kami. Apalagi untuk urusan belajar agama. Sekarang saya kehilangan beliau. Keramahan anak beliau juga mirip sekali. Ramah dan baik. Pokoknya kami sangat mendukung Perda Ponpes dan Majelis Taklim. Kami yakin Andika pasti menang,” tegasnya.

Sementara Andika mengaku akan segera merealisasikan Perda Ponpes dan Majelis Taklim. Perda tersebut menurutnya merupakan hak masyarakat Banten. (Baca Juga : Silaturahmi Ke Tokoh Agama, Andika Hazrumy Gagas Al-Quran Center)

“Kami (WH-Andika) akan buktikan bahwa Perda Ponpes dan Majelis Taklim bukan sekedar wacana. Perda ini kami nilai sangat penting untik membentengi generasi kita dari ancaman globalisasi, radikalisasi dan masuknya narkoba ke dalam pesantren. Yang lebih utama juga adalah untuk menciptakan SDM yang unggul dengan sarana dan prasarana yang baik,” kata Andika.