Serang, Progresnews.com -- Berbeda dari sebelumnya yang selalu mengusung nama yang lekat dengan camilan manis, seperti Jelly Bean, Lollipop, Kitkat, Marshmallow, dan nougat, kali ini Oerating System (OS) Android akan meluncurkan versi baru yang disebut O.
Android O adalah versi terbaru dari sistem operasi android, mengikuti versi sebelumnya yaitu Nougat. Sekedar mengingatkan kembali, Versi terlengkap Nougat dirilis Agustus 2016. Sama halnya dengan versi-versi sebelumnya, Android O akan berjalan di perangkat ponsel dan tablet.
Pemberian nama O, sempat ramai diperbincangkan karena berbeda dengan penamaan versi sebelumny. Banyak yang menduga, penamaan versi O merujuk pada Oreo, atau Oatmeal Cookie, atau Orange Sorbet. Tapi untuk O, ada rumor kalau Android mengisyarakat adanya perubahan penamaan, tidak lagi menggunakan nama dari kudapan pencuci mulut. Santer disebutkan bahwa O akan diberi nama Octopus .
Untuk Versi pertama dari O dirilis ke pengembang pada bulan Maret lalu. Sejak itu, sudah ada tiga versi berikut yang merupakan peningkatan dari versi pertama. Jika berkaca pada peluncuran Nougat, yang pertama kali diluncurkan pada Agustus 2016, maka diperkirakan O akan dilepas ke publik sekitar akhir bulan Agustus ini.
Adapun fitur-fitur baru yang ada pada Android O sebenarnya tidak terlalu beda dengan versi sebelumnya, berikut diantaranya:
1. Daya tahan baterai
Android menjajikan daya tahan baterai yang lebih lama pada O. Disini bukan berbicara tentang kapasitas baterai tapi efisiensi. Android telah berusaha meningkatkan lamanya waktu sebuah ponsel android dapat digunakan tanpa harus cepat kehilangan daya baterai.
Untuk mencapai hal itu Android O akan secara otomatis memberi batasan pada aplikasi-aplikasi yang berjalan dilatar belakang. Dengan demikian aplikasi-aplikasi yang berjalan dilatar belakang berhenti menggunakan kuota data secara konsisten. Hal ini akan berimbas pada efisiensi penggunaan daya dan tentu saja efisiensi pengguanan kuota data juga.
2. Kontrol Notifikasi
Notifikasi di ponsel datang dari berbabagai aplikasi yang terinstall: Twitter, Facebook, Whatsapp, Path , Email dll. Tidak jarang notifikasi datang bertubi-tubi dengan jumlah yang tidak sedikit, entah itu dari yang penting hingga yang tidak penting sama sekali.
Notifikasi yang bertubi-tubi (dan banyak) ini seringkali membuat notofikasi yang penting (untuk kita ketahui atau kita harapkan) seringkali tenggelam diantara notifikasi-notifikasi lain yang tidak penting. Membuat kita sering melewatkan notifikasi-notifikasi penting tersebut. Untuk memperbaiki hal tersebut Android O mebuat “Kanal Notifikasi”
Kanal ini memungkinkan pengembang membuat ‘sistem terpadu’ agar pengguna ponsel dapat mengelola notifikasi yang mereka lihat. Misalnya, pengguna bisa membuat kanal notifikasi terpisah untuk setiap grup percakapan.
3. Autofill
Ini sama seperti yang telah diterapkan oleh beberapa peramban termasuk Chrome salah satunya, yaitu pengisian formulir secara otomatis menggunakan data yang telah tersimpan sebelumnya
4. Picture-in-Picture
Saat melakukan multitasking , Android O baru akan memungkinkan untuk melihat video dalam mode Picture in Picture (PiP). Ini memungkinkan kamu sebagai pengguna tidak perlu berhenti menonton Netflix untuk mengirim email penting.
5. Peningkatan kualitas dan konektivitas audio
Android O memperkenalkan codec audio Bluetooth baru yang memungkinkan koneksi dan streaming ke perangkat audio nirkabel dengan kualitas lebih baik. Untuk memperbaiki konektivitas Bluetooth, Android mendapat bantuan dari Sony dengan lebih dari 30 fitur tambahan.
Versi Android terbaru ini juga menambahkan Wi-Fi Aware, untuk memungkinkan perangkat keras dengan perangkat lunak terhubung ke perangkat lain tanpa memerlukan konektivitas Wi-Fi.
6. Perubahan ikon
Saat ini ada beragam produsen perangkat Android. Google pun memproduksi ponselnya sendiri tapi melalui pihak lain, seperti LG, Sony, HTC.
Setiap perangkat Android memiliki karakteristik berbeda dari setiap produsen. Perbedaan ini berpengaruh terhadap bagaimana sebuah ikon aplikasi ditampilkan pada perangkat yang bersangkutan. Untuk itu Android O memperkenalkan peluncur ikon adaptif, yang dapat menampilkan berbagai bentuk di berbagai model perangkat. (Red)
