Tangerang, Progresnews.com -- Menjaga nilai - nilai luhur bangsa dan negara indonesia merupakan kewajiban bagi seluruh masyarakat, salah satunya yakni dengan memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yang kini berubah Nama menjadi empat Pilar MPR RI.

Empat pilar MPR RI terdiri dari pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka tunggal ika sebagai semboyan negara.

"memahami dan mengamalkan empat pilar merupakan kewajiban kita semua sebagai warga negara. Tak mengenal profesi apapun, entah itu anggota Dewan, tukang becak, petani dan seluruh elemen masyarakat harus memahami dan menjalankannya sebagai wujud kecintaan kita terhadap negara ini. Ini juga sebagai penghargaan kita kepada parah pendahulu yang telah berjuang dalam mencpai kemerdekaan" Kata anggota MPR/DPR RI Ahmad Subadri, saat menggelar sosialisas di RM Waroeng Sunda, Telaga Bestari, Tangerang, Sabtu (9/7) yang lalu.

Pada Sosialisasi yang dihadiri oleh Perwakilan tokoh masyarakat se Kabupaten Tangerang, aktivis, Perwakilan ormas dan ibu-ibu kader PKK itu, Subdari juga meminta masyarakat untuk bisa mengamalkan 4 pilar ke dalam kehidupan sehari-hari.

"banyak cara yang bisa kita lakukan dalam mengimplmentasikan empat pilar, hal yang paling sederhana adalah saling tolong menolong. Misal, ada tetangga kita yang sedang kesusahan, kita sebagai warga negara yang baik dan menjunjung tinggi asas gotong royong, wajib memberikan bantuan, jangan acuh" Kata Subdari.

Terlebih, ditengah meningkatnya budaya indivifuakistik yang di bawa dunia barat ke indonesia, sudah sepatutnya menjadi perhatian khusus bagi seluruh elemen masyarakat.

"kita sadar hari ini kita dihadapkan pada budaya individualistik, budaya hanya mementingkan diri sendiri dan tak peduli terhadap orang lain, ini memang sangat tinggi sekarang di kita. Nah, kita seharusnya bisa menangkal itu semua, caranya tentu saja dengan kembali kepada nilai - nilai luhur yang diamanahkan oleh para pendahulu melalui empat pilar itu. Sudah saat nya kita kembali saling asah, saling asih, saling asuh. Kalau bukan kita, lantas mau siapa lagi yang peduli terhadap bangsa dan negara ini" Kata subadri kepada peserta sosialisasi. (Haedi/Red)