Lebak, Progresnews.com -- Anggota MPR/DPD RI Ahmad Subadri meminta warga Lebak, khususnya di Kampung Salahaur, Kecamatan Cijoro, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, untuk selalu menjaga silahturahmi dan pluralisme yang telah terbangun baik selama ini. Terlebih dibulan suci Ramadhan yang penuh berkah, silaturahmi menjadi hal yang penting untuk dilakukan demi menjaga kerukunan antar umat umat beragama.
Hal tersebut disampaikan Subadri saat dirinya tengah melakukan sosialisasi empat pilar yang diakhiri dengan acara buka puasa bersama di RM. Aqobah, Rangkasbitung, Jum’at (1/7). Dalam kegiatan tersebut, Anggota parlemen asal Banten itu, juga memberikan santunan ke sejumlah anak Yatim Piatu.
“Intoleransi terjadi karena kurangnya sikap saling memahami dan saling menghargai dalam wujud perbedaan. Perbedaan dianggap sebagai bentuk pelanggaran. Padahal dari sejarah, bangsa ini ada karena perbedaan atau keberagaman, bukan karena persamaan” kata Subadri didahapan masyarakat, Jum'at (1/7)
Pemahaman dan impelemntasi empat pilar yang terdiri dari Pancasila sebagai dasar ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, penting untuk dilakukan sebagai kunci kekuatan negara Indonesia.
Menurut Subadri salah satu kunci kekuatan terletak pada nilai persatuan dan kesatuan. Hal demikian, hanya bisa diraih jika semua elemen bangsa bisa menghargai perbedaan sebagaimana diamanahkan dalam empat pilar tersebut.
“Jika ingin negara ini kuat maka sikap saling toleransi menjadi indikator utama dalam persatuan. Apalagi ini bulan Ramadhan, menjaga silaturahmi yang berujung pada sikap saling menghargai menjadi hal yang harus sama-sama kita lakukan dibulan suci ini., seperti hlanya yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ” ujar Subadri
Terakhir, Subadri juga berharap masyarakat untuk ikut serta mensosialisasikan empat pilar kepada masyarakat lainnya, sehingga pemahaman akan kebangsaan bisa menyeluruh kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Menjaga Republik ini bukan hanya tugas MPR, DPR, Presiden, TNI dan instansi pemerintahan lain, tapi ini menjadi tanggung jawab kita semua. Untuk itu, saya berharap setelah ibu bapak semua selesai acara ini, mulai mensosialisasikannya kepada masyarakat lain, biar kita semua bisa sam-sama memahami dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari kita” tutup Subadri. (Haedi/Red)


