CERITA BERKEMBANG,

Wakil komisaris operasi polisi New York mengatakan 'tidak ada ancaman berkelanjutan' setelah penembakan.

Satu orang tewas dan lima lainnya terluka dalam penembakan di stasiun kereta bawah tanah di New York City, kata pihak berwenang di kota terbesar Amerika Serikat.

Penembakan itu terjadi di peron kereta api di Bronx sekitar pukul 16:30 pada hari Senin ketika para pekerja kantoran dan pelajar memulai perjalanan malam mereka, menurut pihak berwenang.

Kaz Daughtry, wakil komisaris operasi polisi New York, mengatakan bahwa “tidak ada ancaman yang berkelanjutan.”

“Penembakan yang terjadi adalah insiden yang terisolasi,” kata Daughtry dalam sebuah postingan di X, menambahkan bahwa pihak berwenang akan memberikan informasi terkini tentang “penyelidikan yang sedang berlangsung” nanti malam. “Tidak ada ancaman yang berkelanjutan.”

Berita televisi menunjukkan tanggap darurat besar-besaran terjadi di stasiun kereta bawah tanah Mount Eden Avenue, sekitar sembilan mil (14 kilometer) utara Times Square Manhattan, dan sebuah kereta bawah tanah berhenti di stasiun tersebut.

Kekerasan dengan senjata biasa terjadi di AS dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya, meskipun New York lebih aman dibandingkan pusat kota besar lainnya dan penembakan di sistem kereta bawah tanah kota ini jarang terjadi.

Sumber

Previous article'Kecewa': Masyarakat Indonesia Merenungkan Warisan Kepergian Joko Widodo
Next article'Perbaiki dari dalam': Semakin banyak warga Tionghoa Indonesia yang mengejar kursi di parlemen
Freelance journalist covering Indonesia and Timor-Leste. Bylines in the South China Morning Post, Nikkei Asia, The Telegraph and other outlets. Past TV work for ABC News US, Al Jazeera English and TRT World. Previously reported out of Taiwan.