Medan, Progresnews.com -- Gubernur Banten Wahidin Halim berbagi semangat dengan seluruh kafilah Banten yang akan berkompetisi pada Musabaqoh Tiawatil Quran (MTQ) Nasional ke-27 yang digelar di Medan, Sumatera Utara.
Usai shalat subuh berjamaah, Gubernur yang biasa disapa WH itu pun meminta seluruh kafilah untuk bersungguh-sunggu dalam mengikuti seluruh rangkaian kompetisi, “Kita harus berusaha secara optimal untuk mencapai hasil yang maksimal,” ujar Gubernur seuai sholat Subuh berjemaah di Ballroom, Hotel Grand Mercure Medan Angkasa, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (7/10).
Gubernur pun mengingatkan agar seluruh kafilah Banten untuk tidak gentar dan takut terhadap kerasnya persaingan pada MTQ Nasional ini, “Kita hanya takut kepada Allah dan sesama manusia tidak perlu takut,” tutur WH.
Begitu juga dengan kafilah lain, kata Gubernur, tidak perlu khawatir. “Jangan takut dengan kafilah DKI Jakarta atau dengan kafilah Jawa Barat. Mereka dengan kita, sama saja yakni sama-sama peserta,” ucap WH.
Menurut Gubernur, hakikatnya sebagai manusia harus berusaha maksimal dalam segala urusan, bukan hanya persoalan kompetisi saja, ”Saya pun sebagai Gubernur bekerja keras untuk rakyat. Kafilah untuk bisa menjadi juara harus berusaha secara optimal dan jangan ragu tentang hal itu,” ujar WH.
Pada kesempatan tersebut, WH juga mengatakan, bukan bermaksud menggurui para peserta karena ia yakin, jalannya kompetisi adalah peserta yang lebih tahu, “Saya tidak ingin mengajarkan Pak Kiyai yang lebih tahu tentang MTQ. Saya hanya memberikan semangat agar kafilah Banten terus berupaya secara optimal,” kata Gubernur.
WH juga menitipkan pesan khusus kepada Pj Sekda Banten Ino S. Rawita, untuk terus mengawal dan menjaga kafilah Banten selama pelaksanaan MTQ. “Kalau ada yang kurang dalam mengikuti MTQ di Medan ini, segera dipenuhi. Begitu juga bila ada peserta yang kurang sehat atau bahkan sakit, segera dibawa ke dokter dan jangan ditunggu sampai berlarut,” tutur WH.
Sekda yang mendapat pesan dari Gubernur Banten langsung menyatakan kesiapannya. “Insya Allah Pak Gubernur. Saya terus berada di Medan untuk melaksanakan tugas ini. Semoga berjalan lancar,” ujar Sekda.
Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Profesor KH Syibli Sarjaya mengatakan, apa telah disampaikan oleh Gerbernur Banten harus menjadi perhatian semua peserta. “Intinya, kita harus berusaha secara optimal sehingga akan mencapai hasil yang maksimal. Insya Allah akan tercapai,” ujar Syibli Sarjaya. (Red)

