Beda Dengan Rano Karno, Tjahyo Kumolo Sebut Dirinya Bukan Petugas Partai
Serang, Progresnews.com -- Berbeda dengan pernyataan Gubernur Rano Karno yang menyebut dirinya petugas partai, Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dengan tegas mengatakan ia bukan petugas partai, karenanya ogah ikut campur persoalan PDI-Perjuangan dalam proses penetuan calon di Pilgub Banten 2017 mendatang.
"Saya bukan pengurus partai, jadi tanya saja langsung ke partai," kata Tjahjo Kumolo, usai memimpin Apel Siaga Satpol PP se-Indonesia, di Alun Alun Barat, Kota Serang, Senin (15/2).
Sejak ditunjuk sebagai Menteri Dalam Negeri oleh Presiden Jokowi, Tahyo Kumolo memang jarang mengurusi urusan kepartaian. Malah, ia menjadi orang pertama yang berani menanggalkan jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal DPP PDI-Perjuangan ketika namanya diumumkan sebagai Menteri Kabinet Kerja.
Sebaliknya, rekan separtianya yang juga anak dari Megawati Soekarno Putri, Puan Maharani hingga kini enggan melepaskan statusnya sebagai anggota DPR RI. Bahkan, ia pun kembali masuk dalam struktur kepartaian, yang jelas-jelas tidak sesuai dengan arahan presiden Jokowi, dimana seluruh menteri wajib menanggalkan jabatan kepartai-annya.
Lain Puan. lain pula Rano Karno. Meski telah menjadi Gubernur Banten, namun ia tak malu mengakui bahwa dirinya hanyalah petugas partai.. Pernyataan itu ia lontarkan saat menjawab pertanyaan wartawan perihal kepasrian dirinya maju pada Pilgub 2017 mendatang.
"Saya ini kan petugas partai, maka sampai hari ini saya tidak mengatakan maju atau tidak, karena semua adalah keputusan di DPP," katanya Rano, usai memberikan arahan pada acara Forum Konsultasi Rancangan awal RPKD Provinsi Banten 2017 beberapa waktu lalu . (Haedi/PN06)
-
Sabtu, 27/10/2018 16:17 WIBTinjau Pelaksanaan Tes CPNS< Gubernur Beri Motivasi Ke Peserta
-
Jumat, 19/10/2018 10:31 WIBSiapkan Pelantikan Edi, Pemkot Cilegon Tunggu Surat Pemberhentian Iman Ariyadi
-
Senin, 08/10/2018 17:55 WIB
Qoriah Remaja Banten Siap Pertahankan Juara MTQ Nasional Ke-27