Debat Kandidat Pilgub Banten, KPU Minta Masyarakat Simak Baik-baik

Serang, Progresnews.com – Pemilihan Gubernur Banten telah memasuki tahapan debat kandidat. Untuk putaran pertama, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten menggandeng stasiun televisi Metro TV sebagai penyelenggara siaran langsung debat kandidat cagub dan cawagub Banten tersebu t.

Debat dengan topik yang diangkat pada putaran pertama adalah Pelayanan Publik, Kesejahteraan Masyarakat dan Pemberdayaan Perempuan. Kedua pasangan calon yang akan memaparkan visi dan misi serta program kerjanya di depan masyarakat.

Ketua KPU Banten Agus Supriyatna berpesan kepada penduduk Banten untuk menyaksikan dengan seksama mengenai visi-misi yang disampaikan oleh masing-masing calon. "Mari kita saksikan secara seksama apa yang disampaikan calon gubernur dan wakil gubernur Banten," kata Agus Supriyatna, Selasa (27/12).

Baca Juga : Visi Misi WH-Andika : Pemerintahan Yang Bersih Hingga Fasilitas Pendidikan Yang Mumpuni

Agus mengimbau masyarakat Banten, usai menyaksikan debat, dapat memilih Cagub-cawagub yang akan memimpin Banten selama 5 tahun ke depan ini dengan sepenuh hati. Dua pasangan calon yang terdaftar dalam Pilkada Banten yakni Cagub nomor urut 1 Wahidin Halim-Andika Hazrumy dan pasangan nomor urut 2 Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

Lanjut Agus, dengan menyaksikan dan melihat sendiri apa saja yang dijabarkan oleh masing-masing calon, masyarakat akan mendapat sebuah pelajaran politik. Sehingga, nantinya masyarakat tidak akan merasa kecewa setelah menentukan pilihannya, "Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan baik dan lancar," ujar Agus.

Sebelumnya, Komisioner KPU Banten Syaiful Bahri mengatakan telah menunjuk tim pakar untuk memilih dua moderator, yakni Prof Dr Komaruddin Hidayat dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, dan Dr Zainal Arifin Mochtar dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

"Kita sudah membahas rapat teknis antara KPU, Bawaslu, Polda, tim pakar, setiap perwakilan pasangan calon dan televisi pemenang lelang. Kita sudah siap melakukan debat kandidat untuk besok," jelas Syaiful saat seperti dilansir detikcom, Senin (26/12). (Red)

TAG politik