Disebut Layak Jadi Walikota Tangerang, Jazuli : Saya Mah Jadi Aktivis Saja

Disebut Layak Jadi Walikota Tangerang, Jazuli : Saya Mah Jadi Aktivis Saja

Tangerang, Progresnews.com -- Geliat politik di Kota Tangerang sudah mulai menghangat. Selain pecah kongsi antara Walikota dan Wakil Walikota yang keduanya disebut-sebut akan maju pada Pilwalkot 2018, nama baru pun kian bermunculan.

Adalah Ketua Komisi VIII DPR RI DR. Ali Taher, saat menjadi narasumber seminar sosialisasi 4 pilar, yang digelar oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Orda Kota Tangerang., menyodorkan satu nama yang menurutnya layak untuk memimpin Kota Tangerang.

Menurut Tokoh Muhammadiyah itu, Jazulli Abdillah yang pada kesempatan tersebut juga menjadi narasumber, dinilai layak menjadi Walikota Tangerang, karena dinilai matang baik dari sisi intelektualitas maupun pengalamannya dalam berbagai organisasi kepemudaan.

“Pengalaman berorganisasinya sudah matang, nalar intelektualnya juga mumpuni, wajahnya sudah mencerminkan seorang pemimpin, adinda Jazuli Abdillah ini sudah layak memimpin Kota Tangerang menjadi walikota” Ujarnya yang langsung diberi tepuk tangan dari 400-an peserta yang hadir di ruangan, Minggu, (9/4) kemarin.

Jazuli yang mendapat pujian di forum seminar tersebut hanya nampak tersenyum, terkesan tidak menduga tokoh nasional sekaliber DR. Ali Taher memberi testimoni yang menilainya pantas memimpin Kota Tangerang.

Ketika dikonfirmasi terkait statemen tersebut, dengan merendah, Jazuli yang merupakan mantan komisioner KPUD ini menilai hanya spontanitas saja, karena dirinya ada disitu sebagai sesama nara sumber yang mewakili ICMI.

“Itu hal yang spontan saja, ya, refleksi seorang senior terhadap yuniornya lah. Tapi yang jelas, siapapun akan merasa tersanjung menerima pujian itu, termasuk saya. Walaupun, saya tidak pernah berpikir menjadi walikota, terlintas dalam pikiran saja tidak. Saya mah jadi aktivis bae, biar bisa gaul sama wartawan. Mohon jangan ditanggapi berlebihan ya!” Ujar aktivis yang pernah dipercaya menjadi komisaris PDAM Kota Tangerang ini.

Sebelumnya, paparan Jazuli memang mendapat respon yang antusias dari peserta seminar dengan makalahnya yang berjudul “Penguatan Nasionalisme Dalam Mencegah Faham Radikalisme”.

Yang menarik, beberapa peserta yang hadir yang terdiri dari perwakilan mahasiswa berbagai kampus, aktivis perempuan, pimpinan majelis taklim, guru dan perwakilan organisasi di Kota Tangerang justru banyak yang membenarkan statemen Ketua Fraksi PAN di MPR RI tersebut.

“Penilaian Pak Ali Taher terhadap Pak Jazuli itu benar sekali dan sangat obyektif, beliau sudah dikenal sebagai intelektual muda di Tangerang dan Banten yang kiprahnya telah terbukti, orangnya sederhana dan tidak sombong” kata Wahyuni, aktivis perempuan.

Begitupun Sri Yatmi, salah satu perwakilan mahasiswi Komunikasi UMT yang pernah menjadi mahasiswanya menyatakan bahwa sosok Jazuli itu memiliki kecerdasan intelektual dan sosial.

“Pak Jazuli salah satu dosen yang saya kagumi di kampus, orangnya cerdas, enak diajak diskusi serta mudah bergaul dengan siapa saja, bila di kelas selalu beri inspirasi dan menanamkan sikap kritis kepada mahasiswa, saya sangat setuju dan mendukung bila beliau menjadi walikota” Ujar mahasiswi semester akhir ini yang diamini oleh teman-temannya.

Sebagimana diketahui bahwa hajat demokrasi Pilkada Kota Tangerang akan segera dimulai tahun 2018 mendatang.

Belakangan sudah muncul beberapa nama yang siap menggantikan kursi yang akan ditinggalkan oleh Arief R Wismansyah dan Sachruddin, walaupun diprediksi ia akan kembali maju, sejumlah nama mulai muncul untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di Kota akhlakul karimah ini.

Selain nama tokoh muda, Jazuli Abdillah, media juga telah melansir nama Ella Sylvia, anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PAN, Abdul Syukur dan Andra Sony, DPRD Banten Fraksi Gerindra. (Red)

TAG politik
Terpopuler