Gubernur Banten Himbau Masyarakat Manfaatkan Imunisasi Difteri Gratis
Serang, Progresnews.com -- Gubernur Banten Wahidin Halim menghimbau seluruh masyarakat untuk tak segan-segan memeriksakan dirinya ke rumah sakit atau Puskesmas terdekat sebagai upaya pencegahan munculnya penyakit infeksi difteri yang saat ini tengah menjadi sorotan khusus Kementerian Kesehatan.
"Program imunisasi ini sangat baik untuk pencegahan penyakit difteri, dan masyarakat harus bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Secepatnya datangi layanan kesehatan seperti puskesmas untuk mendapatkan imunisasi difteri. Masyarakat jangan takut, semuanya gratis" kata Gubernur yang akrab disapa WH, Senin (11/12)
Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Dr. drg. Sigit Wardojo saat dihubungi melalui pesan singkat, WH juga memberikan pesan khusus kepada masyarakat melalui Dinkes. Ia juga meminta Dinkes untuk cepat tanggap dalam mengantisipasi wabah infeksi difteri.
"Pak gubernur berpesan, bila ada tanda-tanda dipteri segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk di 5 kab kota kesempatan ini pergunakan sebaik-baiknya untuk datangi puskesmas untuk imunisasi gratis", kata Sigit menyampaikan himbauan khusus Gubernur Wahidin Halim, Senin (11/12)
Baca Juga :
Banten, Jawa Barat dan Jakarta Lakukan Imunisasi Difteri Serentak Hari Ini
Mengenal Penyakit Difteri yang Menyerang Selaput Lendir Tenggorokan
Masih kata Sigit, Dinas Kesehatan Banten akan melakukan imunisasi difteri dalam beberapa tahap di 5 Kabuaten/Kota yang masuk dalam status Kejadian Luar Biasa KLB) yakni Kota Serang, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangsel dan Kabupaten Serang.
"Ya kita melakukan ORI (outbreak respon imunization) dalam 3 putaran, yaitu sebulan ini dimulai hari ini (Senin, 11 Desember 2017), putaran kedua bulan berikutnya dan putaran terakhir 6 bulan kemudian, diadakan oleh seluruh puskesmas di 5 kab kota yaitu Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kota Serang, serta Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang" kata Sigit.
Untuk sasaran program ini sendiri kata Sigit yaitu seluruh warga Banten dengan rentan usia 1 tahun sampai dibawah 19 tahun, "Sasaran umur 1 sampai dibawah 19 tahun jumlah sasaran lebih kurang 3.2 juta" kata Sigit.
Imunisasi kata Sigit sangat penting untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai upaya pencegahan infeksi difteri yang umumnya menyerang lendir hidung dan tenggorokan. "Data yang terkonfirmasi kasus 68 orang dan meninggal 8 orang" (Red)
-
Sabtu, 27/10/2018 12:00 WIBGubernur Disambut Hangat Kyai & Santri Ponpes Darel Azhar Lebak
-
Senin, 22/10/2018 11:15 WIBPekan TTG 2018, Banten Juara I Posyantek Tingkat Nasional
-
Rabu, 17/10/2018 16:45 WIB
Musrembang Regional Jawa-Bali, WH Paparkan Hubungan Industri dan Sekolah di Banten
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain