Indonesia Raih Emas Lomba Matematika Di Bulgaria

Indonesia Raih Emas Lomba Matematika Di Bulgaria

17 hari ago Pendidikan Leave a comment 74 Views

Berita Terkait

Olimpiade Astronomi dan Astrofisika Internasional, Indonesia Raih 10 Medali dan Absolute Winner

15 hari ago

Mahsa University Malaysia Berikan Beasiswa S2 dan S3

20 hari ago

University Of Adelaide Berikan Beasiswa Full Bagi Mahasiswa Pascasarjana

21 hari ago

Antara, Progresnews.com — Dalam Kompetisi Matematika Internasional untuk Mahasiswa Ke-22 di Blageovgrad Bulgaria yang berlangsung 27 Juli hingga 2 Agustus 2015, tim Indonesia meraih 2 medali emas. Selain itu perwakilan Indonesia juga menyabet satu perak, 3 perunggu dan penghargaan lainnya.

Medali Emas disumbangkan Muhamad Al Kahfi dari ITB dan Pramudya Ananto dari UGM. Sementara itu, satu medali perak yang disumbangan Made Benny Prasetya Wiranata (UGM) dan tiga medali perunggu masing-masing diraih Galih Pradananta, Brilly Maxel Salindeho dan Afif Humam dari ITB.

Sedangkan Willy Sumarno (UGM) dan Yusuf Hafidh (ITB) memperoleh Honorable Mention, dan sertifikat untuk Jona Marinus Manulang (UI).

Fungsi Pensosbud KBRI Sofia Dina Martina kepada Antara di London, Minggu (2/8/2015), mengatakan prestasi yang diperoleh Tim Matematika Indonesia sejak keikutsertaan Indonesia pada kompetisi Matematik Internasional tahun 2004, tahun ini adalah yang terbaik dibandingkan tahun sebelumnya.

Menyambut keberhasilan Tim, Dubes RI Bunyan Saptomo menjamu Tim RI makan siang di Wisma Duta sebelum kembali ke Tanah Air. Pada kesempatan itu Dubes menyampaikan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih, serta mengucapkan terima kasih kepada tim yang telah mengharumkan nama Indonesia di luar negeri. “Prestasi ini menunjukkan Indonesia tidak kalah dari negara lainnya di bidang matematika,” ujarnya, seperti dikutip antara. Tim yang terdiri dari sembilan mahasiswa dengan usia antara 19-22 tahun ini dipimpin Dosen Pembina dari Universitas Pendidikan Indonesia, Siti Fatimah dan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemendikbud Fajar Pryautama.

Ke sembilan orang yang diberangkatkan dan mengharumkan nama Indonesia ini, merupakan hasil seleksi dari sekitar 1.300 mahasiswa berbagai Perguruan Tinggi seluruh Indonesia baik negeri maupun swasta.

Di ajang internasional ini tim Indonesia bersaing dengan 326 peserta dari sekitar 75 universitas di dunia seperti Yale University (AS), Utrecht dan Leiden University (Belanda), Moscow Institute of Physics and Technology dan St. Petersburg State University (Rusia), University of Warwick (UK).

Selain itu mahasiswa dari Sharif University of Technology dan Isfahan University of Technology (Iran) Institute of Science and Technology (IST) Austria, serta Nanyang Technological University (Singapore). Salah satu peserta yang mewakili Nanyang Technological University adalah mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Universitas tersebut.

Pramudya Ananto (22 tahun), yang tahun lalu mendapatkan perak dalam ajang yang sama menyampaikan tahun ini materi soal yang diujikan lebih sulit dari tahun lalu. Peserta dari Rusia dan Israel menjadi pesaing terberat.

Sementara Muhamad Al Kahfi, mahasiswa tahun pertama ITB, yang meraih emas adalah peserta termuda (19 tahun). Penghargaan tertinggi Grand Grand Prize pada kompetisi matematik Internasional ini diraih mahasiswa dari Moscow Institute of Physics and Technology dan St. Petersburg State University. (Antara/PN06)

Facebook

Twitter

Google +