Tangerang, Progresnews.com -- Jalur ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang menjadi salah satu pintu masuk bagi siswa yang ingin meraih impiannya mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri, mulai dibuka, Selasa (11/4) hari ini.
Menurut Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad dalam jumpa pers mengatakan, Pendaftaran SBMPTN dilakukan secara online. Siswa kelas XII maupun alumni SMA/sederajat bisa mempelajari tata cara pendaftaran secara lengkap dapat pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id.
“Calon mahasiswa sudah dapat mengakses dan melakukan pendaftaran SBMPTN 2017 mulai 11 April pukul 08.00 WIB sampai dengan 25 April pukul 23.59 WIB” jelas Ravik Karsidi, Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2017, di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta (10/4).
Ravik mengatakan SBMPTN 2017 diikuti 85 PTN di lingkungan Kemenristekdikti dan Kemenag, termasuk ISI dan ISBI, yang terbagi dalam 42 Panitia Lokal, di bawah koordinasi Panitia Pusat. Jumlah PTN yang ikut bergabung tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 78 PTN.
Menurut Ravik daya tampung SBMPTN dari tahun ke tahun selalu meningkat, 115.788 pada tahun 2015, 126.804 pada tahun 2016, dengan bergabungnya PTN baru pada SBMPTN 2017, Ravik yakin bahwa daya tampung akan semakin meningkat.
“Daya tampung SBMPTN, minimum 30% dari daya tampung masing-masing PTN” ujar Ravik kepada awak media
Ravik menjelaskan, bentuk seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis yang terdiri dari Paper Based Testing (PBT) dan Computer Based Testing (CBT), “Tahun ini kita targetkan 30.000 CBT peserta seleksi SBMPTN” ungkap Ketua Pokja SBMPTN Budi Prasetyo.
SBMPTN 2017 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2015, 2016 dan 2017 dari pendidikan menengah (SMA/SMK/MA) atau yang sederajat, termasuk paket C.
Sementara untuk pembiayaan penyelenggaraan SBMPTN dibebankan kepada peserta seleksi dan disubsidi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Peserta SBMPTN dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengajukan dana bantuan biaya pendidikan Bidikmisi. (Red)
