Serang, Progresnews.com -- Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan kekecewaannya didepan Gubernur Rano Karno, pejabat, aparatur keamanan, dan seluruh masyarakat yang hadir saat melakukan kunjungannya ke Banten, Senin (29/02). Kunjungannya kali ini, hanya dihadiri oleh Walikota Tangerang dan Walikota Serang.

“Saya kecewa, masa dari delapan kabupaten/kota hanya dua (kepala daerah) yang hadir, dari Kota Tangerang dan Kota Serang, ini kan tidak kompak, kalau tidak suka kepada gubernurnya jangan seperti itu,” kata Luhut saat menyampaikan sambutannya, di halaman Masjid Raya Al-Bantani KP3B,

Padahal menurut Luhut, untuk menyikapi berbagai persoalan yanga da di provinsi Banten, butuh kekompakan semua daerah, dan tidak berjalan masing-masing.

“Kepala daerah harus tahu persoalan daerah lain, tujuannya agar tidak terjadi di daerahnya, berfikir bagaimana caranya agar tidak terjadi. Ini gimana kita selesaikan persoalan bersama, hanya dua daerah yang hadir, harus kompak,” ujarnya.

Dalam kunjungannya kali ini, Luhut menyoroti persoalan gerakan radikalisme yang bisa mengancam pancasila dan NKRI. Usai menyampaikan sambutannya, Luhut pun berharap agar program pemerintah yang telah ada, seperti dana desa, bisa membuat masyarakat lebih produktif dan menghindari geraka-gerakan radikalisme. .

“Itu karena persoalan ekonomi. Dana desa diharapkan bisa menjawab persoalan perekonomian masyarakat agar masyarakat tidak beralih pada kelompok-kelompok terorisme,” ujarnya. (Haed/PN06)