KERUKUNAN BERAGAMA, HALAMAN GEREJA UNTUK SHALAT IED

KERUKUNAN BERAGAMA, HALAMAN GEREJA UNTUK SHALAT IED

3 hari ago Regional Leave a comment 47 Views

Berita Terkait

H+3 Lebaran, Kawasan Puncak Macet Total

5 jam ago

Kepadatan Arus Balik Mulai Terlihat Dibeberapa Titik

14 jam ago

H+2 Lebaran, Serang Menuju Pandeglang Macet

1 hari ago

Malang, Progresnews.com — Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB) Kota Malang, Jawa Timur ikut menyesalkan insiden pembakaran musala di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, Jumat pagi (16/7). Joko Santoso mengajak semua elemen untuk terus membangun semangat menghirmati antar umat beragama, dan tak terpancing dengan hal-hal demikian.

“Kerukunan itu harus kita bangun, umat Islam tidak perlu terpancing. Kita harus bijak dan cerdas menghadapi persoalan seperti ini,” katanya melalui telepon yang dikutip merdeka.com, Sabtu (18/7).

Joko yang juga merupakan pengurus MUI di Kota Malang merasa bersyukur karena toleransi perbedaan agama di kota apel ini sangat kental. Tak jarang, masyarakat justru saling membantu dalam mensukseskan hari besar keagamana.Contohnya, dalam pelaksanaan shalat ied di Masjid Jami’ Kota Malang kemarin (17/7).

Karena jumlah jamaah yang membludag di Masjid Jami’ Kota Malang, masyarakatpun tak segan-segan memanfaatkan halaman gereja Katolik Paroki ‘Hati Kudus Yesus’ sebagai tempat shalat yang jaraknya 100 meter dari halaman masjid. Kejadian seperti ini sudah terjadi sekian tahun lamanya.

“Beberapa masjid sudah lama bekerja sama dengan gereja, termasuk masjid Sabilillah di Blimbing dengan gereja Albertus di depannya,” katanya.

Yohanes Kristiawan, penjaga gereja menceritakan, masyarakat memenuhi halaman gereja sejak pukul 05.00 WIB. Gerbang gereja yang memang sengaja dibuka, langsung dipenuhi masyarakat. Halaman gereja tersebut memang sudah biasa dimanfaatkan untuk Salat Idul Fitri setiap tahun.

Masyarakat pun bisa khusuk mengikuti salat sampai selesai. “Mereka langsung menggelar tikar, sajadah dan kertas koran yang sudah dibawa untuk alas salat,” ujarnya.

Ketua Takmir Zainudin Abdul Muchid mengatakan kalau sudah lama terjalin kerja sama antara masjid jami dan gereja ‘Hati Kudus Yesus. Kasus jamaah yang salat di halaman gereja merupakan yang sudah terbangun sekian lama.

Masjid Jami merupakan masjid tertua di Kota Malang dengan dikelilingi oleh gereja. Usianya sudah lebih dari seabad, sehingga komunikasi sudah sekian tahun terjalin. “Kalau rukun dilihat juga enak, masyarakat juga senang pemimpinnya rukun,” katanya. (PN06)

Facebook

Twitter

Google +

TAG politik