Lebak, Progresnews.com -- Gubernur Banten Wahidin Halim kembali mengingatkan bawahannya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, utamanya dalam hal memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Saat melakukan kunjungan mendadak ke RSUD Banten di Malingping, Lebak, Wahidin Halim meminta pihak manajemen untuk tidak menolak pasien kelas III, “Saya minta agar semua pasien kelas 3 diterima saja semua dan jangan ada yang ditolak,” ujar Gubernur saat melakukan kunjungan mendadak di rumah sakit tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Banten yang akrab disapa WH langsung masuk ke ruang rawat inap kelas 3 dan menemui pasien yang sedang terbaring. Gubernur sempat berdialog dengan pasien yang sedang dirawat.

“Kita harus memberikan kemudahan kepada rakyat sebagai pasien terutama yang tidak mampu. Jangan sampai ada pasien ditolak dengan alasan tidak ada biaya,” tutur Gubernur mengingatkan.

Soal biaya pengobatan yang dihabiskan oleh pasien kelas III di RSUD Malingping, Gubernur meminta pihak manajemen untuk mencatat dengan betul dan melaporkannya setiap bulan ke Penopo Gubernur di KP3B.

“Laporan tersebut sampai kepada saya di Pendopo Gubernuran. Saya tidak ingin mendengar ada pasien yang tidak mampu tidak dilayani di rumah sakit ini. Layani semua pasien kelas 3 apapun penyakitnya. Nanti, semua biaya dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Banten,” ucap WH.

Tak hanya menemui pasien di ruang rawat, dalam kunjungan tersebut WH juga menyaksikan proses pembangunan gedung rumah sakit. “Ini gedung yang dibangun untuk berapa kamar,” tanya Gubernur kepada Suhardi.

Sekretaris RSUD Banten Andi Suhardi yang saat itu mendampingi menjelaskan, pembangunan gedung secara fisik sudah berjalan hampir 60 persen fisik untuk 100 kamar. Sementara dananya, berasal dari APBD Banten 2017, dengan rinsian sebesar Rp 54 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp 39 miliar untuk peralatan pendukung serta alat kesehatan.

Untuk kondisi kamar inap kataSuhardi, saat ini RSUD Malingping hanya memiliki 13 ruang. Sedangkan dokter yang melayani pasien ada 33 dokter, dengan rincian 14 dokter spesialis, 9 dokter umum senior dan 10 dokter umum junior. (Red)