Serang, Progresnews.com -- Keluarga Kesultanan Banten Tb A. Abbas Wasse mengkritik penyataan wakil presiden Jusuf Kalla yang melerang Satpol PP melakukan penyisiran terhadap warung makan yang buka siang hari di bulan Ramadan .

" Mestinya Pak JK berbicara HAM secara utuh, harus adil, sebagai seorang wapres berbicara di republik ini. Kalau perlu, saya mengajak JK berdiskusi soal Islam," kata Tb A. Abbas Wasse, saat ditemui dikediamannya, Senin (13/6).

Sementara itu, Wakil Ketua Relawan Pemberantas Maksiat (RPM) Banten, KH. Yusuf mempertanyakan bagi yang tidak setuju dengan tindakan yang dilakukan Satpol PP Kota Serang. Menurutnya, jika itu dasarnya adalah HAM, ia mempertanyakan ketetapan hukum yang lebih kuat antara landasan HAM dan Peraturan Daerah (Perda).

"Bagi yang tidak setuju dengan tindakan Satpol PP dasarnya apa? Tidak cukup dengan HAM, kalau menurut saya, lebih kuat mana HAM dengan Perda? Kalau Perda bisa dikalahkan dengan HAM, tidak usah bikin Perda Pergub lagi, HAM aja semua nya sekalian," tegasnya.

Polemik razia Satpol PP Kota Serang yang menyita dagangan pemilik warung nasi saat melakukan razia itu ramai diberitakan. Bahkan salah satu pemilik warung tegal, Saeni mendapat perhatian lebih lantaran barang dagangannya diangkut dan disita oleh Satpol PP. (Iqbal/Haedi)