Masyarakat Tanyakan Janji Kesehatan Gratis, WH Intruksikan Dinkes Lakukan Pendataan
Serang, Progresnews.com -- Program kesehatan gratis berbasis KTP yang dicanangkan Gubernur Banten Wahidin Halim saat kampanye beberapa waktu lalu, mulai ditanyakan. Banyak masyarakat yang mulai mempertanyakan realisasi program tersebut.
Menyikapi hal itu, Gubernur Banten Wahidin Halim minta kepada masyarakat tidak lagi mempersoalkan program pelayanan kesehatan pengobatan gratis. Program tersebut kata Wahidin, pasti akan dijalankan sebagai bentuk tanggung jawab Pemerintah Provinsi Banten.
“Rakyat miskin harus mendapat perhatian dari Pemerintah. Jangan biarkan rakyat miskin bertambah menderita karena tidak mampu membayar uang pengobatan,” ujar Wahidin Halim pada saat membuka Penyusunan Rencana Strategis (Rensrtra), Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Senin (22/5) di Hotel Ratu, Kota Serang.
Untuk program Kesehatan gratis berbasis KTP kata WH, diberakukan untuk warga yang tidak mampu membayar uang premi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial-red) Kesehatan sebesar Rp 25.000 setiap bulannya.
“Nantinya, uang premi tersebut dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Nah, sekarang sudah mulai dihitung berapa banyak warga yang tidak mampu membayar premi BPJS Kesehatan di Banten ini,” tutur WH.
Oleh karena itu, WH meminta semua pihak untuk tidak menyalahartikan program kesehatan gratis tersebut. Program itu, murni adalah bentuk kepedulian pemerintah Banten dibawah kepemimpinanya, kepada masyarakat yang selama ini kesulitan dalam membiayai pengobatan.
“Saya ingin membebaskan rakyat dari kesulitan menghadapi masalah kesehatan. Kalau sehari-harinya sudah mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup, jangan ditambah lagi dengan dipersulit ketika berobat. Saya tidak yakin kalau rakyat dibebaskan akan berlomba-lomba ke rumah sakit untuk berobat,” ucap WH yang baru dilantik pekan lalu.
Untuk mensukseskan program tersebut, WH juga meminta Dinas Kesehatan Banten, untuk melakukan pendataan warga miskin secara keseluruhan. Jikapun tidak bisa direalisasikan tahun ini, program tersebut bisa dianggaran untuk tahun anggaran 2018.
“Saya berharap pada tahun anggaran 2018, pengobatan gratis sudah bisa terlaksana. Saya yakin dokter yang ada di Dinas Kesehatan Banten akan dengan senang hati melayani pengobatan warga meski dari keluarga kurag mampu,” ujar WH.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banten Sigit Wardoyo mengatakan siap akan melaksanakan program kesehatan pengobatan gratis yang telah ada dalam visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017-2022. “Program tersebut bagian dari delapan dari program yang akan dilaksanakan Dinas Kesehatan,” tutur Sigit Wardoyo (Red)
-
Sabtu, 27/10/2018 16:17 WIBTinjau Pelaksanaan Tes CPNS< Gubernur Beri Motivasi Ke Peserta
-
Jumat, 19/10/2018 10:31 WIBSiapkan Pelantikan Edi, Pemkot Cilegon Tunggu Surat Pemberhentian Iman Ariyadi
-
Senin, 08/10/2018 17:55 WIB
Qoriah Remaja Banten Siap Pertahankan Juara MTQ Nasional Ke-27
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain