Tangerang, Progresnews.com -- Meningkatnya kasus kekerasan serta pelecehan terhadap anak menjadi perhatian calon gubernur Banten nomor urut satu, Wahidin Halim. Ia pun berjanji akan membuat program khusus perlindungan anak, salah satunya dengan meningkatkan fungsi dari lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Wahidin Halim mengatakan, program tersebut akan memberikan perlindungan kepada korban kekerasan atau pelecehan terhadap anak-anak. (Baca Juga : Silaturahmi Dengan Guru PAUD, Wahidin Halim Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Banten)

“Di negara maju, anak-anak dilindungi, bahkan di setiap sekolah ada dokter khusus dan tenaga konsuling untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap anak-anak, semua ditanggung oleh negara. Jadi negara harus berlaku adil terhadap kebutuhan semua masyarakat, termasuk anak-anak,” katanya, Rabu (9/11).

Wahidin Halim menambahkan, program perlindungan terhadap anak konteksnya adalah meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang paling dasar seperti PAUD.

“Peningkatan kualitas pendidikan itu sudah jelas, harus segera dilakukan. Tidak hanya itu, pengembangan kualitas pengajar juga harus lebih diperhatikan. Hal ini bisa membentuk kualitas anak itu sendiri, karena PAUD merupakan awal dari anak-anak bersosialisasi dengan dunia luar,” jelas Wahidin Halim kepada awak media.

Selain itu, Wahidin juga akan membuat solusi untuk memantau anak-anak dilingkungan sekolah dan rumah. Menghidupkan polisi sosial sebagai bagian dari kontrol terhadap maraknya kekerasan terhadap anak. (Baca Juga : Gunakan Mushola Untuk Kampanye, Rano Dilaporkan Ke Bawaslu)

“Tidak hanya itu, saya akan membuat polisi sosial yang nantinya memantau anak-anak di lingkungan sekolah dan rumah. Polisi sosial juga akan melakukan sosialisasi mengenai bahaya pergaulan yang bisa merusak masa depan anak,” pungkasnya. (Red)