Percepat Pembangunan, Pemprov Banten Tingkatkan Bantuan Anggaran
21 Agustus 2015 Regional Leave a comment 135 Views
Berita Terkait
Masyarakat Tak Diberitahu Soal Bank Banten, PT BGD Punya Kepentingan Terselubung
2 jam ago
Hari Santri Nasional Sebagai Wujud Pernghargaan Kepada Ulama dan Santri
5 hari ago
Petani Gagal Panen, Pemerintah Siapkan Asuransi Pertanian
8 hari ago
Serang, Progresnews.com – Untuk mendukung percepatan pembangunan, pemerintah Provinsi Banten terus meningkatkan bantuan keuangan bagi kabupaten/kota, terlebih untuk daerah-daerah yang memang membutuhkan anggran lebih. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Kurdi Matin, dalam dikusi publik “Menyoal Keberpihakan APBD Banten bagi Kota Serang sebagai ibukota Provinsi Banten”.
“Kedepan, kami Pemerintah Provinsi Banten akan memberikan rumusan ataupun ketentuan-ketentuan untuk mengevaluasi efektifitas dan ketepatan bantuan keuangan tersebut,” Kata Kurdi matin, Kamis (20/8)
Kurdi mengatakan, bantuan keuangan dari Pemprov Banten untuk delapan kabupaten/kota terus meningkat setiap tahunnya, pada 2011 bantuan keuangan tersebut secara keseluruhan sekitar Rp87 miliar, meningkat pada 2012 menjadi Rp105 miliar, pada 2013 sebesar Rp223 miliar dan pada 2014 sekitar Rp351 miliar.
“Pada tahun berjalan ini bantuan keuangan kabupaten/kota sekitar Rp553 miliar. Kalau untuk 2016 masih dalam pembahasan di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD,”kata Kurdi dalam diskusi rangkaian HUT ke 8 Tahun Kota Serang tersebut.
Namun demikian, pihaknya mengakui bahwa Pemprov Banten masih memiliki kelemahan dalam mengevaluasi efektivitas dan ketepatan serta menghitung menghitung kebutuhan bantuan keuangan tersebut untuk masing-masing kabupaten/kota. Untuk itu, Pemprov banten akan membuat rumusan-rumusan dalam pengalokasian bantuan keuangan tersebut.
“Nanti ada rumusannya, seperti luas wilayah, jumlah penduduk, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Nilai Konversi PAD jumlah pengaggran terbuka, jumlah penduduk miskin dan lain sebagainya, nanti tinggal dipikirkan apa alasannya Kota Serang meminta anggaran yang lebih besar. Begitu juga daerah lainnya,”katanya.
Kurdi menyarankan agar Pemerintah Kota Serang melayangkan surat untuk menambahkan satu point rumusan bantuan keuangan, “Nah untuk Kota Serang, nanti bisa ditambahkan kriterianya karena kedudukan Kota Serang sebagai ibukota Provinsi Banten,”kata Kurdi.
Sementara itu Wakil Walikota Serang Sulhi Choir mengakui kurang maksimalnya pembangunan di Kota Serang. Hal ini kata dia, dikarenakan minimnya anggaran yang dimiliki, sehingga membutuhkan bantuan anggaran lebih dari pemerintah provinsi.
“Kemampuan PAD Kota Serang saat ini hanya Rp84 miliar, itupun terbagi sekitar Rp44 miliar untuk program pendidikan gratis. Sehingga ini jelas membutuhkan bantuan dari provinsi dalam melakukan penataan. Apalagi Kota Serang sebagai ibukota provinsi,”kata Sulhi.
Adapun bantuan yang digelontorkan pemerintah provinsi saat ini hanya sekitar Rp75 miliar , dan itupun untuk membiayai sekitar 21 kegiatan seperti infrastruktur jalan, drainase serta sarana lainnya.
Tokoh pembentukan Kota Serang KH Matin Syarkowi menilai, diusia nya yang ke-8 ini, pembangunan Kota Serang cenderung melambat. Malah, Kota Serang terlihat semrawut danjauh dari cita-cita pembentukannya.
“Penataan Kota Serang masih semerawut padahal sudah berusia delapan tahun. Ini tidak sesuai dengan moto ‘Kota Serang Madani’,” kata Matin Syarkowi.
Diskusi yang digelar di Rumah makan Saung Kubil ini, digelar oleh Pokja Wartawan Kota Serang dalam memperingati 8 tahun berdirinya Kota Serang. Selain tokoh, turut hadir dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) dan perwakilan mahasiswa. (PN06)
Pilihan Redaksi:
APBD Perubahan, Pemprov Gelontorkan 250 Miliar Untuk Pembentukan Bank Banten
Alasan Banyak Warga Tak Punya Nomor Induk, Pemprov Banten Pangkas Angaran Kesehatan
Rano Jadi Gubernur, Anggota DPD RI : Percepat Pembangunan Di Banten
Pemprov Ngotot Dirikan Bank Banten, Ichsanudin Noorsy : Jangan Bicara Bank, Perkuat Dulu Sektor Riil
Anggota DPD RI Minta Rano Karno Percepat Pembangunan Di Banten
Google +