Pernah Sekolah Beralaskan Tanah, Jadi Motivasi Wahidin Halim Perbaiki Kualitas Pendidikan Banten
Jakarta , Progresnews.com – Sekolah dengan berjalan kaki, belajar disebuah gedung beralaskan tanah, dan hampir roboh, membuat Wahidin Halim memiliki cita-cita bisa membangun fasilitas pendidikan gratis bagi masyarakat jika diberikan amanah menjadi pemimpin.
Maka, ketika amanah Tuhan diberikan kepadanya untuk menjadi Walikota Tangerang, Wahidin pun langsung menganggarkan 40 persen di tahap pertama dan 48 persen di kepemimpinanya yang kedua dari APBD, khusus untuk pendidikan dan membangun 221 sekolah. Angka tersebut dua kali lipat lebih besar dari yang diamanahkan UU.
"Saya terobsesi ketika saya sekolah SD, SMP, dan SMA, sekolah gak ada yang bagus, sekolah hampir rubuh beralaskan tanah, tidak ada ruang untuk kepala skolah dan sebagainya. Saya memang watu kecil saya berniat kalau saya jadi pemimpin atau Tuhan karuniakan saya kesempatan, saya akan bangun sekolah" kata Wahidin Halim saat menggelar dialog di Okezone, Selasa (1/11)
Menyoal Pendidikan, sebagai anak seorang guru, Wahidin paham betul bagaimana tertaih-tatihnya perekonomian ayahnya yang kala itu berprofesi sebagai guru. Motivasi itulah yang membuat Wahidin saat menjabat Walikota Tangerang, menggelontorkan anggaran insentif sebagai bagian dari cita-cita dan komitmen dirinya dalam mensejahterakan tenaga pengajar.
"Bapak saya guru, sehingga saya merasakan betul bagaimana kehidupan enokomi seorang guru, suatu saat saya harus bela guru. Makanya saya berikan intensif kepad para guru" kata Wahidin Halim
Lain lagi dengan Kesehatan, Wahidin Halim memiiki motovasi tersendiri kenapa ia ingin sekali membangun Rumah sakit gratis bagi masyarakat. Kala itu, Ibunda Wahidin terpaksa harus dibawa ke Rumah Sakit, namun karena biaya pengobatan yang relatif mahal, terpaksa harus menghutang untuk membiayai pengobatan.
Kejadian itu membuat Wahidin Halim , bertekad untuk memberikan fasilitas kesehatan yang memadai dan gratis bagi Warga. Dan ketika menjabat sebagai Walikota Tangerang, cita-cita itupun diwujudkannya dengan menggratiskan seluruh biaya kesehatan bagi masyarakat, hanya dengan menyodorkan KTP tanpa birokrasi yang berbelit-belit.
"Ketika ibu saya sakit dan dibawa ke rumah sakit dengan fasilitas kesehatan yang tidak memadai dengan ketidakmampuan ekonomi, sehingga harus berhutang dan sebagainya." kata Wahidin Halim
Tak ayal, program unggulan kesehatan dan pendidikan yang Wahidin Halim lakukan, mendapatkan banyak penghargaan dari pemerintah pusat. Namun Wahidin Halim sendiri tidak begitu mempersoalkan prestasi, baginya yang terpenting adalah bisa melihat masyarakat yang dipimpinnya tersenyum
“Saya ingin mengubah paradigma bahwa pemimpin itu melayani bukan dilayani. Apalagi saya sebagai muslim, bekerja itu Ibadah. Yang penting bekerja dengan Ikhlas, InsyaAllah Allah akan memudahkan urusan kita. Dan itu terbukti” kata Wahidin Halim menjawab pertanyaan moderator.
CIta-cita melebarkan apa yang telah dilakukannya di Kota Tangerang, juga menjadi salah satu motivasi Wahidin Halim untuk mencalonkan dirinya sebagai Calon Gubernur Banten. Wahidin Halim menyadari, bahwa cita-cita baik harus terus disebarluaskan.
“Memang saya rasa tidak cukup sebagia walikota, saya akan terus bangun semangat ini, untuk saya buktikan ke tingkat yang lebih besar. Itulah yang memotivasi saya untuk menjadi calon Gubernur” tegas Wahidin Halim . (Red)
-
Rabu, 24/10/2018 17:43 WIB
Untuk Kedua Kalinya, Untirta Gelar International Conference On Food Security Innovation
-
Senin, 22/10/2018 14:58 WIB
Peksiminas 2018, Mahasiswa Banten Sukses Boyong 4 Penghargaan
-
Minggu, 21/10/2018 17:00 WIB
SMANSA Ekspo 2018, Pendidikan Gratis Pacu Kreatifitas Anak Didik