Petugas Gabungan Segel Tempat Hiburan Ilegal
Serang, Progresnews.com - Petugas gabungan dari unsur Satpol PP, Polisi, dan TNI menyegel sebuah tempat hiburan di sejumlah wilayah di Kota Serang, Senin (14/03). Tempat itu diketahui biasa dipakai untuk karaoke, namun tempat itu terpaksa disegel petugas karena tidak berizin.
Terdapat empat tempat hiburan yang terpaksa ditutup oleh Satpol PP Kota Serang Keempat lokasi tempat hiburan malam ilegal itu antara lain Café Revala, Café Bason, Café Beta Satu dan Café Kobaso, yang berada di Jalan Raya Serang – Jakarta, Lingkungan Kalodran, Kecamatan Walikota, Kota Serang.
Maman Lutfie kepala Satpol PP mengatakan, pihaknya melakukan penyegelan lantaran sudah melayangkan surat peringatan untuk tutup. Setelah pihaknya melakukan pengecekan ke pihak Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Serang, ternyata tempat hiburan malam tersebut tidak mengantongi izin.
“Ini kita lakukan penyegelan karena tidak memiliki izin, sudah tiga kali layangkan surat, masih membandel ke empat kita lakukan penutupan paksa,” kata Maman disela-sela penyegelan, Senin (14/03).
Pihaknya akan membawa ke ranah hukum sesuai dengan Undang Undang yang berlaku jika setelah proses penyegelan tempat hiburan itu masih beroperasi. “Ada tindakan hukum yang lain jika masih membandel beroperasi,” tegasnya. (Iqbal/PN06)
-
Jumat, 19/10/2018 10:16 WIBKafe Keliling, Nikmatnya Suguhan Kopi Asli Sambil Diskusi
-
Rabu, 03/10/2018 10:02 WIBSelain Luwak White Coffe, 5 Makanan Ini Bisa Semburkan Api
-
Selasa, 02/10/2018 08:09 WIBHari Batik Nasional, Sejarah dan 5 Motif Populer
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain