Pimpinan Ponpes Di Serang Ajak Masyarakat Pilih Wahidin Halim-Andika

Serang, Progresnews.com -- Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ulum, KH Ahmad Khudori, Desa Malanggah, Tunjung Teja, Kabupaten Serang mengajak masyarakat untuk memilih pasangan Cagub dan Cawagub nomor urut 1, Wahidin Halim-Andika Hazrumy di Pilgub Banten 2017 mendatang. Alasanya, pasangan ini dinilai dekat dan didukung oleh para ulama besar baik di wilayah Provinsi Banten maupun ulama di nusantara .

"Kita harus dukung pak WH dan pak Andika menjadi pemimpin di Provinsi Banten. Selain kepemimpinan keduanya tak diragukan, juga dengan keduanya kita adalah saudara seiman dan sepaham," ujar Kyai Khudori saat kampanye tatap muka sekaligus acara tablig akbar pada Minggu, (11/12)

Menurut Khudori, para ulama besar seperti Abuya Muhtadi, Kyai Mufasir dan kyai besar di Provinsi Banten sepakat telah menjatuhkan pilihan dan dukungan serta restunya kepada pasangan Wahidin Halim-Andika. "Jadi pada tanggal 15 Februari tahun 2017 nanti, kita harus coblos dan memenangkan pasangan ini," tandasnya.

Baca Juga : Andika Hazrumy Akan Sulap Wisata Religi Sebagai Sarana Edukatif

Sebelumnya, Sabtu (10/11), ratusan pendekar Banten dan warga di Kecamatan Walantaka, Kota Serang menggelar kegiatan silaturahmi akbar bersama Cawagub Banten, Andika Hazrumy di kediaman keluarga besar Sekjen Pendekar Banten, Suminta Idris, di Kelurahan Tegal Sari, Walantaka, Kota Serang.

Dalan silaturahmi itu, tuan rumah yang juga anggota DPRD Kota Serang, Deviana Idris meminta pasangan Wahidin-Andika Hazrumy agar menjaga dan melestarikan aset seni dan budaya dan memberdayakan kalangan pemuda di Banten, khususnya Kota Serang.

Menurut dia, wilayah Kota Serang khususnya Kecamatan Walantaka merupakan pusat pengembangan seni budaya asli Provinai Banten. Baik seni debus, terbang gede dan ubrug (drama tradisional) juga seni pencak silat.

Baca Juga : Permudah Nelayan, Wahidin Halim Janji Bangun Jalan Penghubung Pantai

Selanjutnya ia menegaskan, bahwa pemuda dan seni budaya Banten merupakan wajah provinsi Banten yang hampir dipastikan kemajuan wilayah diukur dari pemuda yang berdaya dan berkembangnya aset senu dan budaya.

"Pak Andika ini bukan siapa-siapa, masih keluarga kita. Cawagub asli Banten, begitupula Cagubnya Wahidin Halim. Orang Tangerang, asli Banten dan walikota sukses memimpin Kota Tangerang sehingga menjadi daerah yang maju dan masyarakatnya sejahtera. Jadi ga ada alasan kita tidak mendukung pasangan ini," tuturnya.

Sementara pantauan wartawan di lokasi, Andika disambut oleh sejumlah tokoh ulama dan pendekar di sejumlah daerah di wilayah Kabupaten/Kota Serang. Di Walantaka dan Tunjung Teja, anak sulung mantan Gubernur Banten ini langsung dikalungi sorban berwarna kuning dan penampilan seni terbang gede serta debus.

Baca Juga : Silaturahmi Ke Tokoh Agama, Andika Hazrumy Gagas Al-Quran Center

Dalam sambutannya, Andika Hazrumy mengatakan bahwa ulama, santri dan pendekar merupakan aset dan identitas Provinsi Banten. Oleh karena itu, dalam catatan program visi dan misi pasangan WH-Andika akan mengeluarkan kebijakan Peraturan Daerah (Perda) Pondok Pesantren (Ponpes) serta Perda Rencana Induk Pariwisata (RIP) yang didalamnya menjaga aset seni budaya.

"Untuk menjaga identitas kebantenan, kami (WH-Andika) juga membuat program Al-Qur'an Center dan Pusat Studi Kebantenan untuk mengkaji dan mengembangkan aset budaya Banten ke tingkat nasional dan internasional," tuturnya. (Red)

TAG politik