PKS Door To Door, Janji Wahidin Halim : Banten Akhlakul Karimah Dan KTP Sakti
Tangsel, Progresnews.com -- Partai keadilan Sejahtera (PKS) yang terkenal memiliki kader militan, akan terus mengkampanyekan pasangan nomor urut satu Wahidin Halim-Andika Hazrumy untuk memenangi Pilgub Banten yang akan digelar 15 Februari 2017 mendatang, melalui gerakan door to door atau ketok rumah.
Melalui strategi "Ketok Rumah" tersebut, kader PKS akan mendatangi satu persatu rumah warga dan menyampaikan apa yang menjadi misi utama dari WH bila terpilih menjadi Gubernur Banten nanti.
"Tadi ditegaskan oleh seluruh pengurus DPW, DPD, hingga DPC PKS se-Banten, mereka telah mengaktifkan pola sosialisasi door to door untuk memenangkan pasangan WH-Andika," kata Jazuli Abdillah, Ketua Tim Pemenangan Wahidin Halim-Andika, usai rapat tim pemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Provinsi Banten yang digelar di Hotel Grand Serpong, Minggu (20/11) siang.
Baca Juga : Visi Misi WH-Andika : Pemerintahan Yang Bersih Hingga Fasilitas Pendidikan Yang Mumpuni
Selama ini, terang Jazuli, tim pemenangan dari PKS memiliki karakteristik tersendiri dalam mengampanyekan visi dan misi calon gubernur nomor urut satu, yakni melalui teknik mendatangi dan berdiskusi langsung ke tiap rumah warga.
"Mereka bisa dikatakan punya pola sosialisasi yang militan, gaya khas tim kaderisasi PKS itu sangat menambah poin positif kita untuk memenangkan pertarungan di basis massa," terangnya.
Dengan metode seperti itu, efektivitas kampanye akan lebih terasa, dan warga akan lebih mengenal sosk Wahidin Halim-Andika Hazrumy sebagai pemimpin yang layak menjadi orang nomor satu di Banten.
Banten Akhlakul Karimah
Pada rapat tim pemenangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Provinsi Banten yang digelar di Hotel Grand Serpong, Minggu (20/11) kemarin, Calon Gubernur Banten Wahidin Halim siap untuk menjadikan Banten sebagai provinsi Ahlakul Karimah.
Di depan 500 pengurus PKS tingkat DPW, DPD hingga DPC, Wahidin Halim menjelaskan, Ahlakuk karimah adalah adanya sinergitas antara moral dan spiritual di masyarakat. Dan hal tersebut pernah dilakukannya saat menajabt sebagai Walikota Tangerang.
"Menurut Pak WH, predikat Banten berakhlakul karimah itu tolak ukurnya adalah berintegritas moral dan spiritual, tak hanya masyarakatnya, tapi yang lebih utama harus dimulai dari pemimpinnya," kata Jazuli Abdillah, Ketua Tim Pemenangan WH-Andika.
Baca Juga : Di Pematang Sawah, Andika Hazrumy Serap Aspirasi Petani
Lebih lanjut, Jazuli menerangkan, jika berdasarkan tingkat pendidikan, rekam jejak yang berintegritas, prestasi serta pengalaman, maka Wahidin sudah membuktikan melalui kerja dan karyanya.
Kondisi demikian, dianggap jadi poin tersendiri bagi mantan Wali Kota Tangerang itu dalam memajukan Banten dan menjadikannya kelak sebagai provinsi dengan predikat berakhlakul karimah.
"Dulu saat menjabat Walikota Tangerang berbagai Perda anti pelacuran, miras dan sebagainya pernah dibuat dan ditegakkan, hal itu efektif dan disambut baik masyarakat. Jadi ke depan, menciptakan Banten benar-benar sebagai Provinsi berakhlakul Karimah bukanlah sekedar janji saja," pungkasnya.
KTP Warga Banten Lebih Sakti Dari BPJS
Sementara itu, Calon Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, Masyarakat Banten tidak perlu lagi repot membayar angsuran BPJS jika dirinya dan Andika terpilih sebagai gubernur pada Pilgub Banten 2017 mendatang. Warga kata Wahidin hanya cukup menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) jika berobat di rumah sakit.
“Saya tidak setuju jika pemerintah daerah masih membebankan anggaran kesehatan ke masyarakat, seperti BPJS yang masih meminta dana ke rakyat. Cukup dengan menggunakan KTP saja saya jamin sudah mendapatkan kesehatan gratis,” kata Wahidin, Minggu (20/11).
Menurut Wahidin, program kesehatan gratis dengan cukup menunjukan KTP ini bukan janji semata dalam kampanye pilgub. Sebab, lanjutnya, hal tersebut telah dilaksanakannya saat menjabat sebagai Wali Kota Tangerang.
Baca Juga : Mengenal Wahidin Halim, Dari Jalan Kaki Hingga Capai Prestasi
“Ketika saya menjabat Wali Kota Tangerang ada kebijakan gratis soal pelayanan kesehatan. Sekitar 30 rumah sakit swasta kita ajak bekerjasama untuk melayani kesehatan masyarakat. Anggarannya dari APBD,” tandasnya. (Red)
-
Sabtu, 27/10/2018 16:17 WIBTinjau Pelaksanaan Tes CPNS< Gubernur Beri Motivasi Ke Peserta
-
Jumat, 19/10/2018 10:31 WIBSiapkan Pelantikan Edi, Pemkot Cilegon Tunggu Surat Pemberhentian Iman Ariyadi
-
Senin, 08/10/2018 17:55 WIB
Qoriah Remaja Banten Siap Pertahankan Juara MTQ Nasional Ke-27