Serang, Progresnews.com -- Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku telah melaporkan beberapa ruas jalan nasional yang rusak kepada Presiden Jokowi. Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Daerah terkait kesiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H/2017.

“Saya juga sudah melaporkan ke Presiden terkait jalan nasional yang masih rusak untuk segera diperbaiki, karena dibanten masih ada jalan yang rusak,” kata Gubernur yang akrab disapa WH, di Pendopo KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (16/6)

Rakor juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Sekda Banten Ranta Soeharta, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Wakapolda Banten Kombes Ana Suhanan, Unsur Forkompida Banten, sejumlah kepala daerah, Kepala OPD dilingkungan Pemprov Banten dan instansi terkait.

Agenda utama pada rakor ini adalah membahas berbagai persiapan segala sektor yang ada di Provinsi Banten, mulai dari persiapan ketersediaan dan kebutuhan bahan makanan pokok (sembako) menjelang idul fitri, persiapan jalan jalur mudik, ketersediaan dan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), pencegahan tindak kriminal atau kemanan masyarakat, persiapan ketersediaan dan kesiapan transportasi darat, laut, dan udara.

Pada kesempatan tersebut, WH juga mengajak seluruh stakeholder agar dapat mengoptimalkan kesiapannya dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri serta bisa melayani masyarakat dengan baik, “Ini merupakan tanggung jawab kita semua, kesiapannya juga melibatkan pusat dan daerah,” kata Wahidin.

Gubernur WH juga meminta bantuan Bupati/Walikota, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di daerahnya masing-masing. Menurutnya, ini menjadi bagian dari konsep pemerintahan dimana negara hadir di tengah-tengah masyarakat, salah satunya melalui pelayanan masyarakat.

Sementara itu Wakapolda Banten Kombes Pol Aan Suhanan mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat kordinasi tahap awal dengan pihak terkait seperti Pemda, ASDP Merak, PT Marga Mandala Sakti selaku pengelola jalan tol Tangerang Merak serta Dinas terkait. Rapat tersebut membahas persiapan pelayanan arus mudik di Banten terutama yang menjadi perhatian khusus di Pelabuhan Merak.

“Selain kasus kecelakaan lalu lintas, kasus lainnya yang menonjol yaitu masih maraknya pencurian malam hari, pendurian rumah kosong, pembiusan atau hipnotis. Ini harus kita antisipasi bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah mengaku optimis Lebaran 2017 khususnya pada arus mudik di provinsi Banten akan berjalan dengan kondusif, “Mudah-mudahan suasana aman ini tetap terjaga,” singkatnya. (Red)