Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir, Petani Anyer Gagal Panen

Serang, progresnews.com -- Banjir yang merendam 7 desa di kecamatan Anyer, Kabupaten Serang menyebabkan 604 hektar sawah terancam gagal panen.

Nahas, ratusan hektar sawah yang terendam banjir tersebut kondisinya sudah siap untuk dipanen. Akibatnya, sawah tersebut terancam gagal panen.

"Paling dua sampau tiga minggu lagi bisa dipanen, kalau kena banjir seperti ini sudah dipastikan akan gagal panen," pungkas salah seorang warga sekitar Sapta Sumarna (33 tahun)

Selain itu, 181 rumah mengalami kerusakan berat dan 50 unit terbawa arus banjir. Namun begitu, tidak ada korban jiwa akibat banjir yang terjadi di wilayah Anyer.

"Untuk lokasi tanah longsor itu di desa Garung, Cigarubug, kemudian Sipedang, Siring itu ada 8 rumah yang betul-betul rata. Ada yang terbawa arus ada juga yang tertimpa longsor. Namun untuk korban jiwa di lokasi tidak ada," kata Kapolsen Anyar, AKP Adrian Tuuk, Senin (27/7).

Adrian mengungkapkan, selain rumah dan sawah yang mengalami kerusakan, dari hasil pendataan, 4 unit kendaraan bermotor ikut hanyut oleh arus banjir.

"Kerugian materil ada, sepeda motor 3 unit yang ikut terbawa arus dan 1 kendaraan roda empat," ungkapnya.

Dari data yang berhasil dihimpun rumah rusak dan terendam sebanyak 2209 unit, rumah rusak berat 181 unit, rumah hilang 50 unit. Sedangkan korban luka 1 orang, sawah rusak/terendam 604 hektar. Selain itu kendaraan hilang 4 unit diantaranya 1 mobil dan 3 motor.

TAG politik