Cilegon, Progresnews.com -- Rumah Peradaban Banten (RPB) bersama Persatuan Pemuda Kubang Saron, melakukan peletakan batu pertama sebgai tanda dimulainya pembangunan Saung Peradaban dan Sanggar Edukasi di Link Kubang Welut, Citangkil, Cilegon, Rabu, (18/1).

Pembangunan ini didukung oleh PT Krakatau Posco dan PT Krakatau Posco Social Enterprise sebagai wujud komitmen perusahaan tersebut dalam pengembangan masyarakat sekitar.

Pada kesempatan tersebut, Direktur HR&GA PT. Krakatau Posco, Andi Soko Setiabudi dan Direksi PT KPSE-SI, Jeon Jang Gon, dan Abdul Muin, turut serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan sarana olahraga dan pendidikan bagi masyarakat di Kelurahan Samangraya, Kubangsari, dan Tegal Ratu.

Untuk pembangunan sarana olah raga dilakukan di SMA AL Khairiyah 1 Kubangsari yang terletak di Link. Penauan Kubangsari, sehingga potensi dan bakat dibidang olahraga dapat berkembang.

Dalam sambutannya Direktur HR&GA PT. Krakatau Posco berharap keberadaan sarana edukasi dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi anak-anak muda, baik yang selama ini telah menjadi binaan dari Rumah Peradaban Banten, Ikatan Pemuda Kubangsaron, maupun siswa-siswi SMA Al Khairiyah 1 Kubangsari.

Lanjut Andi, sarana edukasi tersebut dapat menjadi role model bagi pengembangan pendidikan informal di lingkungan masyarakat. Sehingga secara perlahan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia tidak hanya secara intelektual, namun juga dalam hal pengembangan potensi dan bakat dari anak-anak muda di wilayah tersebut.

Sementara itu, Ketua Rumah Peradaban Banten, Huluful Fahmi mengungkapkan, di Saung Peradaban nantinya akan dibangun perpustakaan yang mampu menampung ribuan buku. Dengan harapan mampu menumbuhkan minat baca masyarakat di sekitarnya. Selain itu juga akan dibangun fasilitas berupa toliet dan kantor Rumah Peradaban Banten di atas lahan seluas 500 m2.

Rumah Peradaban Banten (RPB) sendiri merupakan sebuah yayasan sosial yang konsen di bidang pengembangan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia lokal. Awalnya RPB memberikan beasiswa pendidikan bagi 5 mahasiswa dan mahasiswi asal Banten yang kuliah di ITB, berupa uang saku setiap bulannya.

Pada tahun 2015 dan 2016 RPB berkesempatan pula untuk mengikuti kuliah singkat di Korea Selatan guna mempelajari bagaimana negeri ginseng tersebut bisa bangkit dari keterpurukan melalui semangat Saemaul Undong.

“Terinspirasi dari semangat Saemaul Undong itulah kemudian RPB mencoba mengaplikasikannya dengan memberikan kursus Bahasa Inggris di kampung-kampung secara gratis. Program mengajar bahasa inggris ini sudah berjalan selama satu tahun sejak februari 2016. Program mengajar ini juga baru ada di dua daerah binaan Rumah Peradaban banten, yakni di kubang welut dan desa banjar negara" kata Hulul Fahim.

Ia juga berharap, kedepannya bisa memperluas wilayah jangkauan yakni bisa ada di 43 desa se kota cilegon.

Dengn mulai dibangunnya Saung Peradaban, Fahmi juga mengatakan, kedepannya akan diadakan kelas parenting bagi ibu-ibu agar bisa mendidik anaknya dengan baik. Sehingga tumbuh generasi yang berkualitas dan mempunyai karakter terpuji.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir perwakilan beberapa perusahaan mitra yang bekerja di wilayah PT KRAKATAU POSCO. Kegiatan CSR menjadi salah satu wadah dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat. Secara bertahap, implementasi CSR PT KRAKATAU POSCO dan PT KPSE-SI akan dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan setiap perusahaan mitra. (Red)