Rumah Tak Layak Huni Di Kota Serang Capai Ribuan
Serang, Progresnews.com -- Kota Serang sebegai Ibukota Provinsi Banten , ternyata memioiki Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang cukup banyak. Tercatat, sebanyak 3.660 RTH masih tersebar di berbagai kecamatan, dengan mayoritas berada di kecamatan Kasemen.
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial Kota Serang Agus M Arif mengatakan, pihaknya masih mencatat 3.660 RTLH di Kota Serang,
"Itu data dari para TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan). RTLH yang banyak masih di Kecamatan Kasemen," katanya, Senin (25/04) kemarin.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang Dinar Tricahyani, menyebut, b anyaknya RTLH lantaran terbatasnya bantuan yang diberikan pusat. Pemerintah Kota Serang snediri hanya menganggarkan bantuan 100 buah rumah, sedangkan pusat memberikan 80 bantuan.
"Anggaran bantuan terbatas. Saat akan ada bantuan, kondisi RTLH di verifikasi langsung ke lapangan," tuturnya.
Pihaknya kata Dinar, telah mengirimkan pengajuan untuk RTLH ke pemrintah pusat. "Kami sudah ngirim pengajuan untuk RTLH ke pemerintah pusat, tapi dikembalikan oleh pusat, katanya harus disingkronkan dulu datanya dengan PKH. Jadi harus dilihat lagi apakah yang diberi bantuan RTLH ada di PKH juga. Pengajuan 2016, untuk bantuan di 2017," katanya (Haedi/Red)
-
Selasa, 05/07/2016 10:45 WIB
Suasana Mudik Di Aceh Diwarnai Spanduk-Spanduk Lucu Ala Polantas
-
Minggu, 03/07/2016 10:15 WIB
Urai Kepadatan Pemudik, ASDP Pelabuhan Merak Gunakan E-Ticketing
-
Sabtu, 02/07/2016 14:29 WIB
Jalur Cikuasa Atas Menuju Pelabuhan Merak Macet Hingga 2 KM
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain