Tangerang, Progresnews.com -- Tokoh Masyarakat Kota Tangerang mengecam sikap calon Gubernur Rano Karno-Embay Mulya Syarif yang menuduh adanya kecurangan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur khususnya di Kota Tangerang. Pernyataan tersebut dinilai sangat melecehkan pilihan dari masyarakat Kota Tangerang.
Ketua Badan Koordinasi Muballigh Kota Tangerang Dr. H. Ahmad Rifai, MA megecam pernyataan Rano Karno. Ia meminta Rano Karno untuk tidak menyebar fitnah yang bisa menyakiti hati masyarakat Kota Tangerang.
"Kami menilai ini adalah fitnah yang menyesatkan. Ini bukan perilaku Ahlakul Karimah yang telah meresahkan masyarakat. Tudingan terjadi Kecurangan sengaja untuk pembentukan opini yang menyesatkan dan menimbulkan keresahan di masyarakat" kata Ahmad Rifa'i
Ahmad Rifa'i juga mengingatkan Rano Karno untuk tidak membuat gaduh di Kota Tangerang. Jika itu terus dilakukan, ia dan seluruh ulama di Kota Tangerang tidak akan tinggal diam.
"Kami ingatkan kepada mereka (Tim Rano Karno-Embay Mulya Syarif), bahwa Kota Tangerang sedang kondusif, jangan anda rusak dengan ambisi politik kelompok, jangan atas nama demokrasi buat halalkan segala cara, kami dan para ulama tidak akan tunggal diam," tegas Doktor jebolan UNJ ini.
Respon keras masyarakat juga disampaikan oleh Panglima Relawan Banten Baru yang juga Ketua Koti Pemuda Pancasila (PP) Kota Tangerang, Ubay Permana. Ia mengingatkan Rano Karno-EMbay untuk tidak membuat kegaduhan di Kota Tangerang.
"Tim paslon no 2 telah mengajarkan masyarakat berpolitik yang tidak dewasa, tidak legowo dan tidak berjiwa besar untuk mengakui kemenangan rivalnya. Jangan ganggu kerukunan masyarakat Kota Tangerang dengan statement-statement jahat seperti itu, ini ibarat membangunkan macan yang sedang tidur.Semoga masyarakat tidak terpancing oleh orang-orang yang menginginkan Pasca Pilgub ini menjadi keruh dan mencekam. Ingat, masyarakat akan bergerak melakukan perlawanan," kata Ubay. (Red)

