Sosialisasi Literasi Media “Road Show To Kampung”, Disambut Antusiasme Masyarakat

6 hari ago Pendidikan Leave a comment

Berita Terkait

Siap-Siap..Tanjung Lesung Akan Diserbu Investor Timur Tengah

11 hari ago

Mantan Ketua DPRD Dukung Pemprov Dirikan Bank Banten Tanpa BGD

17 hari ago

Keluarga Dinasti Atut Menang Di Pilkada Serentak, Akankah Putera Mahkota Rebut Kursi Gubernur?

17 hari ago

Serang, Progresnews.com — Berangkat dari keprihatinan akan dampak tayangan televisi terhadap anak-anak, Pengurus perguruan tinggi (PPT) Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) Stikom Wangsa Jaya Banten menggelar Literasi Media “Road show ke kampung”, Minggu (19/12). Kegiatan yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan kritis terhadap tayangan televisi itu disambut dengan antusias masyarakat.

“Alhamdulilah masyarakat menyambut baik kedatangan kami. Niat kami ingin sama-sama belajar. Baik kami maupun masyarakat, semoga bisa sama-sama belajar menyikapi perkembangan media yang makin hari jika tidak disikapi dengan bijak justru akan menjadi boomerang bagi masyarakat sendiri” Kata Ketua IMIKI Cabang Banten, Muhammad Suryadi, Dilokasi sosialisasi di Kampung Pelawad Mandiri, RT/RW 003/001, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

Sementara itu, Nurul Fazri selaku ketua PPT IMIKI Stikom Wjb mengungkapkan kerpihatinannya terhadap tayangan televisi yang saat ini jauh dari unsur mendidik yang disajikan kepada anak-anak bangsa. Ia berharap, semua elemen sudah saatnya turun mengabdikan diri ke masyarakat, memberikan pendidikan dan pemahaman agar maysrakat bisa lebih kritis dan cerdas dalam memilih tayangan televisi.

“Kita tidak mungkin lagi mengandalkan pemerintah daerah, yang hari ini justru disibukan dengan kegiatan yang saya sendiri bingung untuk siapa. Semua harus kita yang memulai” kataFazri.

pada kesempatan yang sama, Ketua BEM Stikom WJB Imanullah, berharap agar orang tua bisa lebih bijak dan selektif dalam memilih tontonan untuk anak-anaknya.

“Kami sangat prihatin sekali anak-anak saat ini sudah disuguhkan tayangan televisi yang belum sesuai untuk usia mereka. Kami berharap orang tua mau mendampingi anaknya ketika sedang menonton tv. Kalau dirasa banyak hal yang harus dijelaskan kepada anak, orang tua punya kewajiban untk menjelaskan semua maksud yang ada dalam tayangan televisi. Jika memang dinilai hanya akan membawa dampak negatif, orag tua sebaiknya memilih tayangan tv yang lain, atau bisa dialihkan ke permainan yang lainnya, seperti permainan tradisonal” kata Imanullah

Imanullah juga menyesalkan peran Komisi Penyiaran indonesia Daerah (KPID) Banten yang tidak produktif dalam mensosialisasikan literasi media kepada masyarakat. Padahal hal ini dipandang urgent, mengingat anak-anak kini sudah banyak terpapar tayangan yang tak mendidik, yang bisa merusak moral.

“Peran KPID Banten kami nilai tidak produktif dalam menjalankan tugasnya yang hanya mengadakan kegiatan ceremony dan sibuk jalan-jalan menghabiskan anggaran negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat”

Perlu diketahui kegiatan “Literasi Media Roadshow To Kampung” akan rutin diselenggaran oleh IMIKI Stikom Wjb sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mencerdaskan masyarakat dari tayangan televisi. (PN14/PN06)

Pilihan Redaksi:

CERDASKAN MASYARAKAT, IMIKI BANTEN GELAR HARI MELEK MEDIA 2015

IMIKI IAIN SMH BANTEN : MASYARAKAT HARUS CERDAS MEMILIH MEDIA

GELAR DISKUSI, IMIKI BANTEN AJAK MASYARAKAT CERDAS PILIH MEDIA

Lantik KPI-D Banten, Pidato Rano Hanya Berpihak Pada Industri Penyiaran

SEMARAKNYA PERAYAAN IDUL FITRI DI “KAMPUNG IPMA”

Facebook

Twitter

Google +