Kepala hak asasi manusia PBB, Volker Turk, tentang pelanggaran hak-hak dasar di wilayah yang dilanda konflik.

Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang sudah lama memperjuangkan hak asasi manusia melalui perjanjian dan undang-undang, menghadapi kenyataan pahit.

Meskipun ada upaya-upaya yang dilakukan, pelanggaran hak asasi masih terus terjadi, terutama di zona konflik seperti Gaza, Sudan dan Ukraina, dimana kehidupan, keselamatan dan kebutuhan dasar sangat terancam.

Sementara itu, teknologi baru dan krisis iklim semakin menantang hak-hak tersebut.

Mengatasi masalah kritis ini, Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, berbicara kepada Al Jazeera.

Sumber

Previous articlePenjualan Online Minuman Keras Di Punjab Pengiriman Rumah dilanjutkan
Next articleStartup 'Slack+lokasi+pembayaran' yang menggunakan ganda meningkatkan Seed untuk melayani skenario kemanusiaan dan militer
Freelance journalist covering Indonesia and Timor-Leste. Bylines in the South China Morning Post, Nikkei Asia, The Telegraph and other outlets. Past TV work for ABC News US, Al Jazeera English and TRT World. Previously reported out of Taiwan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here