Tangkal Komunis, Ulama Dan Kiai Ajak Masyarakat Dukung Wahidin Halim-Andika
Serang , Progresnews.com – Para ulama dan kiai megajak masyarakat untuk mendukung Pasangan nomor urut satu Wahidin Halim-Andika Hazrumy pada Pilgub Banten yang akan digelar 15 Februari 2017. Dukungan wajib diberikan untuk menangkal paham negatif khususnya komunisme yang selama ini telah marak berkembang.
KH Djunedi, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Ulum, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang mengaku memberikan dukungan kepada pasangan WH-Andika karena dianggap sebagai saudara seiman dan memiliki kesepahaman untuk membangun Banten yang lebih baik lagi.
“Baik Pak WH maupun Andika memiliki konsep untuk menjadikan Banten Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur,” kata KH Djunaedi saat menerima kunjungan Andika, Kamis (19/1).
Ia mengatakan, pasangan WH-Andika juga memiliki kesepahaman untuk melindungi Banten dari ancaman budaya negatif, termasuk bahaya laten komunisme yang saat ini hangat di tengah-tengah masyarakat.
“Isu komunis belakangan ini menjadi sangat penting kita sikapi. Setelah berijtihad beberapa lama, pilihan banyak ulama diberikan kepada pasangan WH-Andika. Harus kita dukung penuh pada Pilkada Banten 2017,” kata KH Djunaedi.
Baca Juga : Doakan Pasangan Wahidin-Andika, Abuya Muhtadi Tegaskan Dukungannya
Hal yang sama juga disampaikan Pimpinan Ponpes di Turus, Kabupaten Pandeglang, KH Dahlan Idrus. Kiai pondok pesantren modern yang memiliki ribuan santri ini menyatakan akan mengajak seluruh keluarga besar Ponpes Modern Turus mendoakan dan mendukung WH-Andika pada 15 Februari mendatang.
“Para ulama dan kiai sudah mengeluarkan fatwa bersama untuk mendukung pasangan WH-Andika. Maka kita juga akan mendukung pasangan ini,” katanya.
Menurut kiai yang tersohor di perbatasan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang ini, pasangan WH-Andika sudah lama memiliki hubungan dan kedekatan dengan para ulama dan kiai di Banten, termasuk ulama besar Abuya KH Muhtadi Dimyati.
“Para kiai di Kabupaten Serang dan Tangerang sudah sepakat bahwa Banten dipimpin oleh WH-Andika. Ini merupakan sikap tegas melawan komunisme yang kemungkinan bisa masif ke Banten. Sikap dukungan ini bagi kami selain ijtihad, sekaligus jihad melawan komunisme,” tuturnya.
Doa dan dukungan ulama untuk pasangan WH-Andika memang terus mengalir. Bahkan setiap hari, Andika wajib bersilaturahmi serta meminta doa dan nasihat ulama di sela-sela kampanye tatap muka dengan masyarakat.
Sementara di beberapa kesempatan penting, ulama besar Banten KH Muhtadi Dimyati kerap mendampingi Calon Gubernur Wahidin Halim, termasuk pada saat momen kampanye berkeliling mengunjungi para ulama di kabupaten/kota.
Baca Juga : Bersama Abuya Muhtadi, Ribuan Warga Tangerang Doakan Wahidin -Andika Jadi Gubernur
Saat momen kampanye, Calon Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy banyak bertemu kiai. Di Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, putra mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu bersilaturahmi ke KH Saefi, KH Januri, dan KH Ali.
Kemudian di Kecamatan Banjarsari bertemu dengan KH Dede Sirisakti dan KH Ujang. Dilanjut ke Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Andika meminta doa kepada KH Neni Sandja. Di Kecamatan Keronjong, bersilaturahmi dengan Ustad Deden, Ustad Soleman, Ustad Usup, Ustad Uwen, dan Ustad Abdurrohim.
Menurut Andika, identitas Banten sebagai negeri seribu kiai sejuta santri harus dipertahankan sebagai nilai-nilai kebantenan. Banten, kata dia, harus ditingkatkan menjadi provinsi yang madani. “Kami juga membuat program Al-Qur'an Center dan Pusat Studi Kebantenan untuk mengkaji dan mengembangkan aset budaya Banten ke tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.
Calon wakil gubernur termuda di Pilkada 2017 juga mengatakan, silaturahmi dengan kalangan ulama atau kiai termasuk santri, harus menjadi tradisi silaturahmi yang terus dipertahankan oleh umaro. Tradisi tersebut sudah dijalankan sejak masa kakeknya, Tb Chasan Sochib.
Baca Juga : Hadiri Haul Syeikh Muhyidin Abdul Qodir Al Jaelany, Wahidin Halim Siap Kembangkan Pondok Pesantren
“Silaturahmi ini bagi saya bukan hal baru. Saya sangat bersyukur silaturahmi ini masih terjaga hingga saat ini,” tuturnya.
Andika pun berjanji, setelah dilantik bersama Wahidin Halim nanti, dirinya akan terus bersinergi dengan ulama dan kiai dalam membangun Banten. Menurutnya, jika pemerintah bersinergi dengan ulama, akan tercipta tatanan masyarakat yang berakhlakul karimah.
“Ketika saya bersilaturahmi dengan ulama, seperti merasakan kesejukan hati. Menemukan energi semangat yang luar biasa dalam proses pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. (Red)
-
Sabtu, 27/10/2018 16:17 WIBTinjau Pelaksanaan Tes CPNS< Gubernur Beri Motivasi Ke Peserta
-
Jumat, 19/10/2018 10:31 WIBSiapkan Pelantikan Edi, Pemkot Cilegon Tunggu Surat Pemberhentian Iman Ariyadi
-
Senin, 08/10/2018 17:55 WIB
Qoriah Remaja Banten Siap Pertahankan Juara MTQ Nasional Ke-27
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain