Pandeglang, Progresnews.com -- Selama 30 tahun beraktivitas dengan kondisi jalan yang rusak parah, sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang meminta pasangan Cagub dan Cawagub Banten nomor urut 1, Wahidin Halim-Andika Hazrumy memberikan solusi kongkret untuk mengatasi masalah tersebut.

"Selamat datang di kampung kami, di Kecamatan Cibitung. Beginilah kondisi kami, pak Andika Hazrumy. kalau sudah hasil maksud, hanya satu pesan dan pinta kami, tolong benahi akses jalan yang rusak parah. Terhadap kondisi jalan rusak parah begini, kami sudah sampai pada titik berserah diri, karena capek hati," ujar salah satu tokmas Cibitung KH Oman, Senin (28/11)

Baca Juga : Andika Hazrumy Komitmen Minimalisir Kesenjangan Wilayah

Ia menjelaskan, hampir seluruh jalan di Kecamatan Cibitung dalam kondisi rusak parah. Kondisi ini berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat untuk mengangkut hasil ladang dan hutan yang menjadi sumber penghasilan masyarakat.

"Karena arah pembangunan tidak tidak sampai ke wilayah ini. Jadi sebenarnya kita tidak terisolir, tapi diisolir. Oleh karena itu, kami berharap pak Andika mangakomodir aspirasi kami. Sederhana, hanya perbaikan jalan, " tuturnya.

Sementara anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Uus Usamah mengatakan, Pemkab Pandeglang pernah mengajukan permohonan pengalihan kewenangan jalan di Cibitung, ke Pemprov Banten. Namun sejak permohonan itu dilayangkan belum ada respon.

"Bahkan pak Kurdi Matin juga salah satu insiator permohonan jalan di kecamatan Cibitung agar kewenangan diambil alih provinsi. Alasannya permohonan pengalihan kewenangan karena wilayah di Pandeglang luas sementara kemampuan APBD terbatas," katanya.

Baca Juga : Blusukan Ke Pasar Tradisional, Andika Hazrumy Serap Aspirasi Pedagang

Kendati begitu, dari puluhan kilometer jalan di Cibitung, Pemkab Pandeglang telah menganggarkan perbaikan jalan di struktur APBDP tahun ini.

"Kami hanya meminta Pemprov mengambil alih jalan Cikiruh-Citeluk dengan panjang jalan 20 kilometer. Namun sejak pengajuan jalan 3 tahun yang lalu hingga saat ini belum direspon," tuturnya.

Merespon aspirasi masyarakat di Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Cawagub Banten nomor urut 1, Andika Hazrumy mengatakan, salah satu programnya bersama dengan Wahidin Halim adalah menghilangkan disparitas antara Banten wilayah utara dengan Barat dan Selatan, khususnya wilayah Pandeglang.

"Langkah tersebut untuk menghilangkan gap yang besar antara Utara dengan wilayah barat dan selatan. Kami (WH-Andika) sudah berjanji untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Pandeglang. Khususnya infrastruktur," kata Andika saat bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Selatan, kemarin.

Baca Juga : Kunjungan Ke Pandeglang, Andika Disambut Haru Masyarakat

Andika menjelaskan, baik solusi bantuan provinsi untuk pembangunan infrastuktur, maupun ruislagh atau langkah pengambil-alihan kewenangan status jalan akan dilakukan jika dirinya dan Wahidin Halim terpilih jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten pada Pilgub Banten 2017 mendatang.

"Memang jalan ini kewenangan Pemkab Pandeglang. Tetapi kemampuan anggaran Pemkab Pandeglang tak cukup untuk mengurus wilayah yang luas dengan 35 kecamatan ini dengan jumlah desa sebanyak 335. Oleh karena itu butuh bantuan provinsi. Langkahnya sudah kita (WH-Andika) siapkan. Pandeglang menjadi salah satu prioritas pembangunan," tuturnya.

Sementara pantauan wartawan, untuk bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga di wilayah Kecamatan Cibitung, Andika Hazrumy harus melalui jalan yang rusak parah dan medan yang terjal. Melintasi hutan belantara dengan tanjakan serta turunan yang curam.

Seluruh akses jalan yang menjadi titik persinggahan politisi muda partai Golkar ini mengalami rusak parah. Dipenuhi bebatuan berlumpur.

"Selama perjalanan tadi, bagaimana kita lihat hampir tidak menemukan jalan yang dengan kondisi baik, perbaikan infrastruktur merupakan agenda besar kami mendatang," tutup Andika. (Red)