WH-Andika Deklarasi, Rano Karno Kesulitan Cari Pendamping

Serang, Progresnews.com -- Hanura menjadi partai pertama yang mendeklarasikan pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy untuk maju pada Pilgub Banten 2017 mendatang. Minggu (21/8) besok, PKS juga akan melakukan hal yang sama, di Hotel Ratu Bidakara.

Jika Wahidin telah mengantongi partai koalisi dan deklarasi, realitas politik terbalik terjadi pada calon petahana Rano Karno. Hingga saat ini Rano masih belum mendapatkan calon wakil yang akan mendampinginya pada Pilgub 2017 nanti.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PDI Perjuangan, Bambang Dwi Hartono mengakui bahwa partainya masih belum bisa memastikan pasangan yang akan mendampingi Rano Karno. Berdalih atas unsur kehati-hatian, hingga kini wakil yang akan mendampingi Rano masih dalam proses.

“Saat ini belum final dan kami masih menilai sana sini, mendengar sana sini. Partai harus cermat dalam menentukan pasangan yang sesuai. Kami harus hati-hati saat memutuskan calon wakil kepala daerah yang akan disandingkan dengan Rano Karno,” jelasnya usai rapat koordinasi dengan pengurus DPD PDIP Banten, Sabtu (20/8)

Selain persoalan wakil, Rano juga belum mendapatkan partai koalisi. Hingga saat ini baru PDI Perjuangan yang menyatakan mendukung Rano Karno. Sedangkan sisa partai yang belum menyatakan sikap tinggal PPP, PKB, PAN, dan Nasdem.

Berdasarkan informasi, PKB dan PAN kemungkinan besar akan mendukung pasangan WH-Andika. Jika hal itu benar, maka mau tidak mau Rano Karno harus bergerak cepat untuk bisa mendapatkan rekomendasi dari PPP dan Nasdem.

"Kami juga beri tugas untuk mencari partai tambahan untuk mengusung calon karena jumlah kursi partai di Banten kurang dua. Jadi Rano dan DPD selain mencari pasangan wakil, juga ditugaskan untuk membangun koalisi dengan partai lain agar PDIP di Banten semakin kuat,”ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Bapilu DPP PDI Perjuangan mengakui bahwa belum adanya partai koalisi dan wakil untuk Rano adalah bukti komunikasi politik 'Si Doel' yang lemah. (Baca Juga : Sekretaris Bapilu PDIP Pusat Akui Komunikasi Politik Rano Karno Buruk )

“Sebagai pribadi saya punya kaitan sejarah dengan Banten. Saya ikut merasa prihatin soal komunikasi politik (Rano Karno-red). Bilangnya sudah clear dengan partai ini, partai itu. Tetapi kita sudah kroscek, komunikasi politik tidak jalan,” kata Dharmono kepada awak media , Rabu (18/8)

TAG politik