Ada Korupsi Besar, KPK Akan Buka Usai Pilgub Banten 2017
Serang, Progresnews.com -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo membuat pernyataan kontroversial terkait adanya kasus korupsi yang akan dibuka lembaganya usai Pilgub Banten 2017.
Meski memberikan bocoran adanya kasus yang akan dibuka, namun ia enggan menyebut kasus apa yang ditanganinya tersebut, "Makanya, sementara biar aja dulu deh. Nanti dikira mengganggu jalannya pemilihan," ucap Agus, usai menghadiri Bedah Buku 'Jihad Nahdlatul Ulama Melawan Korupsi' di Kantor PWNU Banten, Kota Serang, Sabtu (26/11).
Adapun alasan kenapa harus dibuka usai Pilgub Banten, karena ia tidak ingin mengganggu jalannya proses demokrasi yang sedang berlangsung. Ditambah, korupsi yang Agus maksud tersebut nilainya cukup besar.
"Saya monitor, kami punya radar untuk di sini (Banten). Tapi karena itu (korupsinya) agak besar, itu nanti setelah pilkada aja deh," kata Agus
Agus hanya memberikan clue bahwa kasus yang akan dibuka itu masih berkaitan dengan salah satu nama yang kasusnya saat ini ditangani KPK, bukan masalah Pilgub yang sedang berjalan.
"Bukan (dana kampanye). Sebetulnya ada kejadian sebelumnya. Iya ada hubungannya dengan itu (Ratu Atut Chosiyah)," terang Agus saat ditanya wartawan apakah masih ada kaitannya dengan kasus yang menimpa mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. (Red)
-
Jumat, 19/10/2018 08:45 WIBBerhentikan Iman dari Walikota Cilegon, Pemprov Tunggu Salinan Putusan Inkracht
-
Jumat, 19/10/2018 08:17 WIBSang Ratu Divonis Gila, Berikut 6 Fakta Penting Kerajaan Ubur-ubur yang Bikin Heboh
-
Jumat, 19/10/2018 07:45 WIB
Sering Konsumsi 6 Makanan Ini, Dijamin Bikin Kulit Sehat dan Mulus
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain