Tangerang, Progresnews.com -- Tepat di Hari Pahlawan 10 November 2016, Antasari akhirnya bisa menghirup udara bebas setelah 7 tahun 6 bulan mendekam di tahanan. Berkumpul bersama keluarga, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Antasari Azhar bebas bersyarat karena telah menjalani 2/3 hukuman dari vonis 18 tahun. Bila ditotal dengan remisi, hukuman Antasari Azhar memang sudah mencapai 12 tahun. Lantas, apa perubahan yang dialami Antasari selama berada di penjara.

1. Status Mertua dan Kakek

Antasari Azhar resmi ditahan pada Senin 4 Mei 2009 setelah menjalani pemeriksaan dari pukul 10.00 WIB. Hari itu statusnya yang semula saksi, naik menjadi tersangka atas kasus pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

Ia dianggap sebagai dalang pembunuhan dan pada Februari 2010, pengadilan menjatuhkan vonis 18 tahun padanya. Kasus hukum membuat Antasari kehilangan waktu berkumpulnya dengan istri dan dua putrinya yang ketika itu masih mengeyam pendidikan.

Selama dua tahun lebih mendekam di penjara, kabar gembira datang dari keluarga Antasari. Putri Antasari, Andita Dianoctora Antasariputri, melangsungkan pernikahan dengan Mochamad Ahdiansyah pada Maret 2012. Namun, mantan Ketua KPK itu dilarang hadir sesuai Surat Kanwil Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, sebagai jawaban atas permohonan Antasari Azhar dan keluarganya.

Dua tahun lebih berselang, kabar gembira kembali datang dari keluarga Antasari Azhar. Putri bungsunya Ajeng Oktarifka resmi menikah dengan Wirandi Tjiptono di Jakarta pada Oktober 2014. Yang lebih menggemberikan, Antasari diizinkan untuk menikahkan putrinya tersebut.

"Dulu waktu masuk penjara saya enggak punya mantu dan cucu. Sekarang punya dua mantu dan tiga cucu," kata Antasari dalam konferensi pers pembebasannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang, Rabu (10/11/2016). Bahkan, sang cucu ikut menjemput Antasari di lapas.

2. Istri Berkerudung

Perubahan datang dari istri Antasari Azhar, Ida Laksmawati. Saat menjemput Antasari di Lapas Tangerang, Ida tampak cantik mengenakan kerudung dan baju terusan berwarna merah. Baju berwarna serupa juga dikenakan oleh Antasari dan cucunya.

Belum diketahui sejak kapan Ida Laksmawati berkerudung dan apakah itu menjadi kesehariannya atau hanya saat menjemput Antasari. Namun dalam beberapa kesempatan ketika Antsari menjalani proses hukum, Ida tak terlihat mengenakan kerudung.

Selama Antasari Azhar menjalani proses hukum, Ida setia mendampingi. Dia kerap datang ke Lapas Tangerang untuk membawakan makanan pada pria yang menjadi suaminya sejak puluhan tahun silam itu. Kecupan mesra antara Antasari dan Ida pun mewarnai konferensi pers pembebasan Antasari pagi tadi.

Meski sudah resmi keluar dari lapas, Antasari belum memutuskan ke mana akan melanjutkan kariernya. Saat ditanya apakan akan mencoba kembali menjadi bagian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau justru berlabuh ke kursi legislatif, dia tak memberi jawaban pasti. "Ya, kalau mungkin, saya jawabnya ya mungkin," terangnya.

Sementara yang tak berubah dari Antasari Azhar adalah, gayanya berkumis. Antasri juga masih ramah melayani permintaan wawancara Wartawan. Garis ketegasan dari raut mukanya juga tak bisa dihilangkan. Ia memang terkenal dengan sikap tegasnya selama menjabat sebagai Ketua KPK. (Red)