Baca Situasi Dan Pengumpulan Data, Petugas Lapas Dibekali Ilmu Intelejen

Serang, Progresnews.com -- Untuk memperkuat peran dan kinerja petugas lapas, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Banten memberikan pengalaman baru berupa pembelajaran intelejen kepada personelnya yang bertugas di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) ,

“Tujuan pembekalan intelijen untuk membaca situasi serta pengumpulan data dan informasi di sekitar kita,” ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Banten Enny Purwaningsih.

Lebih lanjut Enny mengatakan, materi dalam pembekalan tidak hanya berupa pedoman pedoman pengamanan lapas dan rutan untuk mencegah tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban. Sebab, ada pula cara-cara mendeteksi suatu masalah dengan cara intelijen khusunya terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme.

“Pembekalan kemampuan dasar intelijen melalui kegiatan konsultasi teknis keamanan itu telah berlangsung di Serang pada Selasa, 30 Mei,” tuturnya.

Enny menjelaskan, Kepala Sub Direktorat Keamanan Negara Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Banten AKBP Ismail Jamal yang menjadi pemateri dalam pembekalan itu menyatakan bahwa intelijen erat kaitannya dengan penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan data tentang permasalahan yang terjadi.

“Hal-hal itu dituangkan dalam laporan informasi untuk diteruskan kepada pimpinan sebagai bahan alternatif pengambilan keputusan,” ucapnya.

Dari pembekalan itu, petugas lapas dan rutan supaya selalu mencatat dan mendokumentasikan siapa saja yang mengunjungi WBP kasus terorisme, hubungannya , serta pihak-pihak yang diajak berkomunikasi.

Pembekalan ini sendiri merupakan hasil kerjasama dari Kanwil Kemenkumham Banten bersama Polda Banten dan Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Banten. (JPNN/Red)

TAG hukum