Dianggap Tidak Urgent, Ketua DPRD "Keukeuh" Tolak Bank Banten
Serang, Progresnews.com -- Keinginan Kuat Rano Karno dalam mensukseskan pendirian Bank Banten ternyata terus mendapatkan tanggapan negatif dari Ketua DPRD Asep Rahmatullah. Bahkan, Asep menyebut bahwa kelanjutan akuisis bank yang akan dilakukan PT BGD bukan program yang perlu diproritaskan ditengah mewabahnya virus DBD.
"Saya lebih tertarik bicara DBD dari pada BGD. Selaku penyelenggara pemerintah bagaimana mengantisipasi wabah DBD agar tidak meluas, dimana beberapa kabupaten dan kota telah menyatakan KLB (kejadian Luar Biasa). Kesehatan rakyat lebih penting dari pada saya bicara BGD yang akan melanjutkan akuisis bank yang saya anggap tidak urgent" kata Asep melalui pesan singkat, Rabu (3/2)
Sementara itu, Direktur PT. BGD, Franklin Pau Nelwan hingga kini masih menunggu keputusan terkait kelanjutan Akuisis Bank. apakah akan mengakuisis Bank Pundi atau tidak, sepenuhnya ia menunggu keputusan Dewan, karena menurutnya hingga kini dewan terus menunda-nuda.
"dua hal ini (Akuisis bank Pundi dan kelanjutan pembentukan bank Banten) yg kami masih menungu. Kalau dana menunggu keputusan dewan. Kan dewan menunda nunda terus. BGD dalam hal ini hanya sebagai pelaksana saja." kata Franklin, Rabu (3/2) melalui pesan singkat.
Sejak mencuatnya kasus suap izin pendirian Bank Banten yang dilakukan oleh direktur PT BGD saat itu Ricky Tampinongkol, ketegangan antara lembaga Eksekutif dan Legislatif pun tak bisa dihindarkan.
Gubernur Rano Karno yang tersandera Peraturan Daerah dan Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ngotot untuk terus melanjutkan Bank Banten dengan alasan apapun. Sementara Asep yang merasa sejak dari awal tidak dilibatkan, juga "keukeuh" dengan keputusannya untuk menolak proses pendirian Bank Banten yang dinilainya bermasalah. (Iqbal/PN06)
-
Rabu, 24/10/2018 16:25 WIBDampingi Presiden, Gubernur Buka Trade Expo Indonesia Tahun 2018
-
Selasa, 16/10/2018 16:29 WIB
Ribuan Hektar Sawah Kekeringan, Pemprov Banten Siapkan Bantuan Pompanisasi
-
Selasa, 16/10/2018 09:10 WIB
Pemprov Banten Siap Lepas Saham 5,37 Persen di BJB
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain