Diresmikan Agustus, Ratusan Ribu Petani Banten Akan Dapat Kartu Tani
Serang, Progresnews.com -- Petani di Banten patut berbahagia karena akan mendapatkan bantuan program kesejahteraan yang rencananya akan diluncurkan oleh Presiden Jokowi pada Agustsu 2017 mendatang. Sebanyak 291.700 petani Banten yang tersebar di delapan kabupaten/kota akan memperoleh kartu tani .
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, jumlah petani yang masuk dalam database di Dinas Pertanian Provinsi Banten itulah yang akan mendapatkan kartu tani.
Kartu Tani nantinya, bisa digunakan untuk penyaluran atau pembelian pupuk bersubsidi sehingga para petani tidak lagi terlalu terbebani dengan biaya pupuk yang harganya semakin naik.
"Rencananya program kartu tani ini akan dilaunching pada Agustus 2017 oleh pak Presiden. Mudah-mudahan kartu tani ini bisa membantu petani dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya," kata Agus M Yauchid didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian dan Penyuluhan Dinas Pertanian Banten Omar Saefudin, usai sosialisasi kartu tani kepada para penyuluh lapangan, Rabu (31/5).
Jumlah petani di Banten yang akan mendapatkan kartu tani kata Agus tersebar di delapan kabupaten/kota dengan rincian Kabupaten Lebak sebanyak 75.780 orang petani, Kabupaten Pandeglang 91.846 orang petani, Kabupaten Serang 54.527 orang.
Sementara untuk Kabupaten Tangerang sebanyak 55.333 orang petani, Kota Cilegon 4.240 petani, Kota Serang 7.565 orang petani, Kota Tangerang 1.283 orang petani dan Kota Tangerang Selatan 1.126 petani.
"Nanti dalam database petani itu dimasukkan nama dan alamat petani, luas lahan serta data pendukung lainnya," kata Agus.
Sementara itu, menurut Hamid Sangaji dari Direktorat Pupuk Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian yang turu mensosialisasikan kartu tani di Aula Dinas Pertanian Provinsi Banten mengatakan, salah satu manfaat kartu tani diantaranya untuk penyaluran pupuk bersubsidi.
Tak hanya itu, dalam jangka panjang kartu tani akan memiliki multi fungsi yang bisa dikoneksikan dengan kementerian lainnya yang mempunyai program serupa.
"Untuk sekarang ini untuk penyaluran pupuk bersubsidi, nanti ditunjukkan saat datang ke kios pupuk. Sedangkan kedepan bisa saja untuk diberikan bantuan uang dan lain-lain," kata Sangaji.
Menurutnya, dengan kartu tani segala hal yang terkait dengan transaksi bank bisa digunakan seperti sebagai alat untuk ketepatan sasaran dalam penyaluran pupuk bersubsidi dan bisa juga bisa untuk beli alat mesin pertanian.
"Program ini pada 2017 dilaksanakan di seluruh wilayah di pulau Jawa, termasuk Banten," katanya. (Red)
-
Rabu, 24/10/2018 16:25 WIBDampingi Presiden, Gubernur Buka Trade Expo Indonesia Tahun 2018
-
Selasa, 16/10/2018 16:29 WIB
Ribuan Hektar Sawah Kekeringan, Pemprov Banten Siapkan Bantuan Pompanisasi
-
Selasa, 16/10/2018 09:10 WIB
Pemprov Banten Siap Lepas Saham 5,37 Persen di BJB
-
Minggu, 20/09/2026 23:25EkonomiAdik Prabowo Menang Lelang Blok Migas Natuna
-
Minggu, 20/09/2026 12:00NewsApartemen di Penjaringan JAKUT Terbakar, 16 Unit Damkar Dikerahkan
-
Senin, 21/09/2026 10:21NewsGeledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, KPK Temukan Bukti Chat Aliran Uang Kasus Suap Summarecon
-
Senin, 21/09/2026 04:41OlahragaAC Milan Bungkam Lecce 3-0, Rossoneri Bangkit dari Tren Negatif
-
Senin, 21/09/2026 09:36NewsNusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar Sejak Enam Bulan Lalu, Fokus ke Kegiatan Lain