Dituduh Teroris, Pemuda Di Baros Serang Diamankan Densus 88

Srang, Progresnews.com – Seorang Warga bernama Eep Syaiful Bahri, yang dituding sebagai bagian dari jaringan teroris, ditangkap pihak Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan Densus 88 Antiteror, di Jalan Raya Serang, Kp Kelapa Lima RT 1 RW 2, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros.

Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya penangkapan tersebut. Penangkapan itu kata Listyo adalah hasil pengembangan dari penangkapan Rio Priatna Prabowo yang diamankan di Majalengka, Jawa Barat.

“Iya betul, memang ada penangkapan terduga teroris dari hasil pengembangan dari Majalengka, namun saat ini masih dalam pengembangan, lengkapnya nanti saat selesai pengumpulan data dan barang bukti,” tegasnya.

Warga sekitar yang terkejut dengan penangkapan dan penggeledahan itu, mengerumuni lokasi kejadian untuk menyaksikan penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Densus 88 Antiteror dan Kepolisian.

Menurut warga sekitar, Eep Syaiful Bahri yang diduga teroris, setiap harinya bekerja di counter handphone.

“Anaknya memang pendiam, dan yang saya tahu dia juga hebat dalam bidang komputer,” ujar warga yang tinggal di sekitar lokasi penangkapan terduga teroris.

Sementara Mabes Polri menuding bahwa terduga teroris yang ditangkap kali ini tengah merencanakan pengeboman di Gedung DPR/MPR dan Mabes Polri, “Peran yang bersangkutan turut serta bantu Rio pembuatan laboratorium bahan peledak high explosive untuk amaliyah,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar dalam keterangannya.

Tersangka kata Irhen Boy juga pernah merencanakan pengeboman di Gedung DPR RI, Mabes POLRI, serta sejumlah titik lainnya, “Tersangka juga turut merencanakan pengeboman di Gedung DPR RI, Mabes Polri, Kedutaan Myanmar dan Stasiun TvOne dan Metro TV,” sambungnya.

Lanjut Boy, kemarin Sabtu (26/11), Densus 88 juga mengamankan terduga teroris lainnya bernama Bahrain Agam di Desa Blang Tarakan, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara sekitar pukul 10.30 WIB. Bahrain ini juga anggota jaringan Rio Priatna Wibowo.

“Kedua tersangka tersebut masih dalam pemeriksaan secara intensif. Kelompok jaringan Rio merupakan sel JAD yang berbaiat kepada ISIS,” ungkap Boy (BCo/Red)

TAG hukum