GAGAL ANTISIPASI BENTROK TOLIKARA, KONTRAS SEBUT POLISI LALAI
GAGAL ANTISIPASI BENTROK TOLIKARA, KONTRAS SEBUT POLISI LALAI
3 hari ago Hukum Leave a comment 107 Views
Berita Terkait
H+3 Lebaran, Kawasan Puncak Macet Total
5 jam ago
Kepadatan Arus Balik Mulai Terlihat Dibeberapa Titik
14 jam ago
Papua Dibakar, Benarkah Operasi Intelejen?
1 hari ago
Jakarta, Progresnews.com — Insiden pembakaran tempat ibadah dan rumah warga di Kabupaten Tolikara, Papua, dinilai Kordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebagai kelalaian dari pihak kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Menurut Haris Azhar, Kepolisian seharusnya bisa mencegah hal tersebut terjadi karena telah menerima surat peringatan atas rencana pembubaran kegiatan keagamaan tersebut sejak 11 Juli 2015.
“Ada jarak 6 hari sebelum penyerangan dan pembubaran. Serangan ini merupakan bentuk pelanggaran hak atas beribadah yang melekat pada setiap orang yang meyakininya,” kata Haris, melalui keterangan resmi yang dikutip dari tempo.co, Sabtu (18/7). (BACA JUGA : Mendagri Nilai Badan Intelejen Gagal Antisipasi Insiden Tolikara)
Kendati semua sudah terjadi, KontraS berharap pihak kepolisian dan aparat keamanan lainnya untuk segera mengembalikan rasa aman di Tolikara. KontraS juga meminta kepada pemerintah daerah untuk memfasilitasi dan melakulak mediasi guna mencegah potensi meluasnya konflik.
Dalam catatan KontraS, dalam 4-6 tahun terakhir isu keamanan di Papua dan isu kebebasan beragama, berkeyakinan dan beribadah adalah isu yang sensitif, terjadi banyak peristiwanya dan memberikan dampak korban yang meluas.
“Kami berharap pemerintah, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh bangsa melakukan pencegahan kekerasan dan konflik di Indonesia, lebih khusus lagi dalam konteks ini di Papua,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan warga membakar mushala, rumah serta kios yang ada di karubaga, kabupaten Tolikari, Papua pada saat masyarakat setempat sedang melangsungkan shalat Ied di Lapangan Koramil Tolikara. Masa yang ketakutan, akhirnya membubarkan diri dari lapangan tersebut. (PN06)
Google +
-
Jumat, 19/10/2018 08:45 WIBBerhentikan Iman dari Walikota Cilegon, Pemprov Tunggu Salinan Putusan Inkracht
-
Jumat, 19/10/2018 08:17 WIBSang Ratu Divonis Gila, Berikut 6 Fakta Penting Kerajaan Ubur-ubur yang Bikin Heboh
-
Jumat, 19/10/2018 07:45 WIB
Sering Konsumsi 6 Makanan Ini, Dijamin Bikin Kulit Sehat dan Mulus