Jakarta, Progresnews.com -- Perubahan pola perkembangan hidup manusia terutama dalam budaya dan tekhnologi yang biasa disebut sebagai era modernitas, sangat mempengaruhi suku-suku di pedalaman, terutama suku baduy di desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten.
Sebagai salah satu suku pedalaman, baduy memiliki konsep tersendiri dalam melakukan 'isolasi' terhadap dunia luar, namun tetap saja, pengaruh perkembangan tersebut juga terasa di suku yang merupakan sub-suku dari etnis sunda itu.
Perbedaan konsep dalam memandang perkembangan, menjadi sebuah potret bagi bangsa Indoneisa, bagaimana arus modernitas harus menggerus budaya nenek moyang yang telah ada sejak masa lampau.
Untuk mengapresiasi Perbedaan cara pandang tersebut, Kompas.com bekerjasama dengan Bentara Budaya Jakarta, menggelar Gerakan Rayakan Perbedaan Baduy, yang akan digelar pada tanggal 6-10 April 2016 bertempat di Bentara Budaya Jakarta.
Nah, buat anda yang ingin berpartisipasi, berikut jadwal lengkap Gerakan Rayakan Perbedaan Bauy,
1. Pameran Seni dan Budaya Baduy Kembali
3. Diskusi dengan Sosiolog, Antropolog, dan Tokoh Baduy
Bentara Budaya Jakarta 8 April 2016 Pkl. 14.00 – 16.00 WIB
4. Pagelaran Busana Kain Baduy
Bentara Budaya Jakarta 8 April 2016 Pkl. 16.00 – 17.00 WIB
5. Kompetisi Blog: Baduy Kembali
